FUIB Sergai Kecam Keras Aksi Balap Liar di Wilkum Teluk Mengkudu


SUARA DESA | Sergei -

Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengecam keras aksi balap liar khususnya di Wilayah hukum (Wilkum) Teluk Mengkudu, Sergai beberapa waktu lalu.

Pasalnya, diduga aksi balap liar itu berlangsung Minggu (10/11) kemarin sekitar jam 02.00 wib sehingga berakhir dikabarkan merenggut nyawa seorang pemuda yang sangat tragis, diketahui bernama Rama Efendi (21) warga Dusun II, Desa Mangga Dua Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Sergai.

"Kita berharap pihak penegak hukum dalam hal ini pihak kepolisian Polsek Teluk Mengkudu agar memberikan perhatian dengan melakukan tindakan tegas dan pencegahan terhadap pelaku balap liar,"tegas Ketua FUIB Sergai, Dedi Irwansyah, S.Pd kepada wartwan Sabtu (17/11) sore tadi via WhatsApp.

Selain itu, kata Dedi kita sangat menyayangkan nyawa para pemuda yang melayang gara-gara balapan liar. Kemudian aksi yang meresahkan masyarakat itu juga dapat merusak generasi muda karena diduga pastinya ada praktik perjudian ataupun tindak kejahatan lainnya.

"Kita juga berharap kenyamanan dan keselamatan bagi pengguna jalan yang lain.
Karena bisa jadi balap liar salah satu cikal bakal kejahatan yang lain, mungkin bisa ke bajing lompat atau penyalahgunaan narkoba,"kata Dedi menutup.

Sebelumnya, menanggapi hal ini, ketika dikonfirmasi Kapolsek Teluk Mengkudu AKP. Budiadin Kamis (14/11) pagi melalui perpesan WhatsApp membenarkan adanya korban kecelakaan diduga karena balapan liar di Jalan Umum Pematang Setrak - Matapao.

"Benar bang, ada kecelakaan balapan liar yang korbannya ada 2 orang, meninggal dunia 1 orang,"jawabnya kepada wartawan.

AKP Budiadin menyebutkan pihaknya akan melakukan patroli dan mengantisipasi agar tidak ada lagi jatuh korban.

"Langkah-langkah Polsek Teluk Mengkudu, maka kami setiap malam minggu akan melakukan patroli di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) balapan liar dan jika ada ditemukan kami akan membubarkanya," pungkasnya. (Ariadi)

No comments

Powered by Blogger.