Masyarakat Pondok Seng Desa Manunggal Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H


SUARA DESA | Manunggal -

Peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW atau maulid nabi merupakan sebuah momentum untuk mempertebal ketaqwaan dalam diri kita. Maulid nabi jatuh pada setiap 12 Rabiul Awal kalender Hijriah.

Pada setiap daerah di Indonesia, perayaan Maulid Nabi Muhammad dilakukan dengan cara yang berbeda-beda. Pada umumnya, perayaan dilakukan dengan mengadakan pengajian di masjid, majelis taklim, atau mushala.

Kemudian, ada pula yang menggelar lomba-lomba seperti azan, membaca pidato, membacakan puisi, salawatan, dan lomba-lomba lainnya yang bertemakan maulid Nabi.

Hal tersebut tidak bisa lepas dari budaya atau tradisi dari masing-masing masyarakat itu sendiri. Setiap daerah di Indonesia, memiliki adat istiadat yang telah dilakukan sejak puluhan bahkan ratusan tahun lalu merupakan aset yang selalu dijaga keberadaannya hingga sekarang dan harus terus dilestarikan.

Setiap daerah memiliki keunikan tersendiri dalam penyelenggaraannya. Keunikan itu pada dasarnya merupakan bentuk syukur kepada Allah SWT atas nikmat dan karunia yang sudah didapatkan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk kecintaan umat muslim kepada makhluk paling mulia di dunia ini, memiliki akhlakul karimah yang sepatutnya menjadi teladan bagi semua orang.

Hal yang sama juga dilakukan masyarakat Pondok Seng Pasar X Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (15/11) kemarin.

Ketua panitia pelaksana, Nuriadi Syahputra mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan para donatur yang sudah membantu dan turut ikut mensukseskan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H tersebut. 

Acara ini bertemakan "Jadikan Kepribadian Rasullah SAW dalam kehidupan kita sehari hari menuju ummat Uswatun Hasanah". Acara berlangsung sukses yang diakhiri dengan ceramah yang dibawakan oleh Al Ustdz Muhammad Nur Rifai'i SPdi.

Editor : Diko

No comments

Powered by Blogger.