Sebelum Berangkat Kerja, Warga Masih Sapa Pelaku Bom Bunuh Diri

SUARA DESA | Marelan -

Detasemen 88 bergerak cepat menyisir rumah terduga bom bunuh diri yang di lakukan berinisial RMS di Mapolrestabes Medan tadi pagi pukul 08.45 wib. (13/11). 

Identitas pelaku terdeteksi satuan elit dari kepolisian Detasemen 88. Kemudian dilakukan penggeledahan tempat tinggal terduga pelaku bom bunuh diri di Kec. Medan Marelan Jalan Melati Lingkungan 8, Kel. Tanah 600, Kec. Medan Marelan. 

Pantauan dilapangan, Detasemen 88 menyisir dan mengamankan beberapa barang bukti berupa sebuah pipa, paku dan sejumlah alat untuk perakit bom di dalam rumah terduga pelaku bom, selain itu, turut di amankan sebuah koper yang masih di dalami oleh tim.

Warga sekitar rumah terduga, Udin mengatakan, kami tak menyangka dan sedikit terkejut tentang kejadian ini. Kami tidak menduga ada pelaku bom bunuh diri di Gang kami ini. 
 
Memang kami ketahui pelaku dan istrinya baru saja 1 bulan  menyewa rumah No. 212 yang ada di gang Melati ini. Namun kami tidak menyangka pengantin baru ini melakukan perbuatan bom bunuh diri. Itu baru saja tadi malam saya mendengar istrinya yang bernama Dewi menangis. 
 
Saya kira itu tangisan biasa si pengantin baru, dan tadi pagi saya sempat tegur sapa menanyakan berangkat kerja Om, RMS menjawab iya pak. Istri RMS pun tak lama langsung masuk ke dalam rumahnya. Terang Udin sambil merasa heran.

Sementara pada waktu penggeledahan di rumah pelaku, tidak ditemukan istri pelaku  (Dewi). Di duga Dewi telah mengetahui kejadian yang di lakukan suaminya RMS, dan melarikan diri. 

Sementara, ayah kandung Dewi (Andi SahPutra) yang tidak mengetahui perbuatan menantunya merasa kebingungan dan sekarang mertua dari RMS di amankan pihak kepolisian untuk di mintai keterangan lebih lanjut. (Boim)

Editor : Sapta

No comments

Powered by Blogger.