Temuan Mayat Terapung di Sungai Lobu Hebohkan Warga Kotapinang

SUARA DESA | Labusel -
Seorang Mayat pria Adi (40) warga Lingkungan Labuhan, Kelurahan Kotapinang, ditemukan oleh  Iwan (38) nelayan pencari ikan sedang terapung disungai Lobu Kecamatan Kotapinang Kab.Labuhanbatu Selatan (Labusel) provinsi Sumatera Utara pada Sabtu pagi (09/11/2019).

tampak kondisi mayat sudah membengkak perkirakan sudah 3 hari berada didalam air menggunakan pakain baju warna merah dan celana pendek.

Menurut keterangan Iwan saksi mata  yang menemukan mayat tersebut mengatakan bahwa pada saat itu dirinya sedang mencari ikan di sungai lobu dan menemukan mayat tersebut sedang terapung dipinggiran sungai, setelah mengetahui yang dilihatnya adalah mayat langsung memberitahukan warga yang ada disekitar sungai lobu dan membawa mayat tersebut ke tangkahan sungai lobu."ujarnya.

Tidak berapa lama polisi pun datang setelah diberitahukan warga kemudian tersebarlah peristiwa penemuan mayat tersebut wargapun berdatangan menyaksikannya dan akhirnya identitas korban diketahui adalah Adi setelah salah seorang anaknya datang langsung mengenali pakaian dan celana yang di pakai korban, Ujarnya.

Sementara informasi dihimpun dari teman isteri korban Inisial TT bercerita kepada awak media dari keterangan isteri korban  bahwa Adi korban pergi dari rumanya 5 hari lalu dan pihak keluargapun  telah mencarinya kemana mana tidak menemukanya bahkan sempat meminta bantuan orang pintar dan orang pintar rersebut meminta kepada isterinya menanam salah satu baju korban dibelakang rumah mereka, sehari setelah baju tersebut di tanam oleh isterinya dan keesokannya pada hari ini korbanpun ditemukan dalam kindisi tidak bernyawa disungai lobu "Dikatakanya.

Sementara Kapolsek Kotapinang  AKP Ginting saat dikonfirmasi membenarkan atas penemuan mayat seorang laki laki bernama Adi (40) warga Kotapinang identitas korban diketahui setelah pihak keluarganya datang dan mengenali korban dari jenis pakaian yang digunakan korban lebih lanjut pihak polisi belum dapat memberikan keterangan apa penyebab kematian korban namun sejauh ini sedang dalam proses penyidikan",  kata kapolsekta kotapinang. (AZR)
Editor : Diko

No comments

Powered by Blogger.