Tim Jibom Brimob Buka Bagasi Motor Pelaku Bom Medan

SUARA DESA | Medan -

Tim penjinak bom (jibom) dan Gegana Brimob Poldasu mengecek sepeda motor milik pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said, Medan, Rabu 13 November 2019.

Tiga orang petugas dari jibom turun dengan peralatan lengkap, memakai rompi anti peluru, sarung tangan dan membawa linggis. Mereka bertugas membuka isi bagasi sepeda motor milik Dedek, pelaku bom bunuh diri itu.

Dengan perlengkapan dan persiapan yang dimiliki, ketiga personel jibom mulai membuka sepeda motor Honda Vario BK 6848 CH, berwarna merah. Masing masing petugas memiliki peran, dengan sarung tangan berwarna kuning, personel jibom mencongkel sepeda motor.

Setelah lima menit, mereka bisa membuka jok sepeda motor. Hasilnya, petugas mengamankan satu buah plastik yang belum diketahui apa isinya dari dalam bagasi sepeda motor.

"Cepat bawa, cepat bawa, apa isi di dalam jok sepeda motor itu, ayo semua pakai sarung tangan, mana sarung tangan," kata Wakapolrestabes Medan, AKBP Rudi Rifani memimpin personel jibom.

Kemudian, atas arahan dari Wakapolrestabes Medan, personel membawa bungkusan dari dalam bagasi dan sepeda motor ke dalam Mapolrestabes Medan.

Wakapolrestabes Medan, AKBP Rudi Rifani enggan menjelaskan apa isi bungkusan yang ada di dalam bagasi sepeda motor.

Kabag Operasional Polrestabes Kota Medan, AKBP Romadhoni membenarkan sepeda motor milik pelaku.

"Sepeda motor itu kita berikan garis polisi, agar lebih memudahkan proses penyelidikan, nantinya tim dari Brimob akan membuka apa isi dalam bagasi sepeda motor tersebut," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, ledakan dahsyat terjadi di Mapolrestabes Medan, sekitar pukul 08.45 WIB, bom dibawa oleh pelaku bernama Dedek yang saat itu menggunakan jaket ojek online.

Awalnya dia masuk melalui pintu masuk, di situ ada beberapa personel dari kepolisian yang berjaga. Lalu pelaku masuk dengan santainya dan beberapa detik melangkah, pelaku meledak.

Puing-puing bagian tubuhnya berserakan di lantai. Akibat dari kejadian itu, ada beberapa personel mengalami luka. (Tagar)

Editor : Diko

No comments

Powered by Blogger.