Buah Mahkota Dewa Bisa Mencegah Kanker

SUARA | Medan -

Buah Mahkota Dewa sudah lama dikenal memiliki banyak khasiat dalam dunia herbal. Buah yang dikenal dengan sebutan Phaleria macrocarpa ini merupakan tanaman obat yang ada di Indonesia. 

Tanaman ini merupakan endemik di pulau Papua. Buah mahkota dewa dikenal akan rasanya yang amat pahit dan bisa jadi beracun jika salah dikonsumsi.

Manfaat buah mahkota dewa digunakan sebagai obat herbal untuk berbagai masalah kesehatan. Pohon mahkota dewa memilik batang dengan kulit kayu kehijauan dan putih.

Bunganya terdiri dari dua hingga empat kelopak, dan berkisar dari hijau hingga merah marun. Buah mahkota dewa berbentuk bulat berwarna hijau saat mentah, dan akan berbuah merah saat matang.

Manfaat buah mahkota dewa bisa didapat dari olahannya dengan cara minum air rebusan, ekstrak dalam kapsul, hingga buah kering. Manfaat buah mahkota dewa bahkan juga menjadi bahan obat komersial seperti obat batuk atau sakit kepala.

Namun, cara mengkonsumsinya tidak boleh sembarangan. Mahkota dewa juga dikenal sebagai buah beracun yang bisa menimbulkan efek samping jika salah dikonsumsi. Berikut manfaat buah mahkota dewa yang dirangkum dari berbagai sumber:

Manfaat buah mahkota dewa yang pertama adalah mecegah penyakit flu dan batuk. Mahkota dewa memiliki sifat antibakteri dan antivirus yang bisa mencegah tubuh dari flu.

Flu bisa disebabkan oleh berbagai virus seperti influenza. Mengonsumsi ramuan mahkota dewa dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah flu dan batuk.

Ramuan mahkota dewa dapat mengatasi sakit kepala berkat sifat analgesiknya. Mahkota dewa dapat bekerja sebagai pereda nyeri saat sakit kepala.

Flavonoid dalam mahkota dewa dapat mengurangi rasa sakit pada tubuh. Flavonoid juga bekerja sebagai antioksidan yang menjaga daya tahan tubuh.

Mengonsumsi ramuan mahkota dewa dapat memberi efek baik bagi penderita diabetes. Mahkota dewa dikenal sebagai obat herbal yang bisa menstabilkan gula darah jika dikonsumsi dengan tepat. 

Flavonoid dalam mahkota dewa telah terbukti menstabilkan pelepasan insulin dan regenerasi sel beta pankreas.

Saponin dalam mahkota dewa juga mengurangi kadar gula dalam darah yang dapat menurunkan risiko diabetes. Saponin menurunkan lipid darah dan menurunkan respons glukosa darah. 

Senyawa alkaloid dalam mahkota dewa juga berperan dalam kestabilan gula darah. Alkaloid menurunkan glukosa darah dengan cara menghambat absorbsi glukosa di usus, meningkatkan transportrasi glukosa di dalam darah merangsang sintesis glikogen dan menghambat sintesis glukosa.

Saponin dalam mahokta dewa juga bisa mengurangi penggumpalan darah. Efek ini kemudian bisa melancarkan peredaran darah dan mendukung tekanan darah yang lebih sehat.

Flavonoid di dalamnya juga menunjukkan aktivitas yang sama yaitu melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh dan mencegah terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah. 

Mahkota dewa bisa mengurangi kandungan kolesterol serta mengurangi penumbunan lemak pada dinding pembuluh darah.

Mahkota dewa memiliki sifat anti bakteri dan anti virus yang bisa mengurangi alergi. Polifenol dalam mahkota dewa berfungsi sebagai anti histamin yang mencegah timbulnya berbagai masalah alergi.

Mahkota dewa dalam meringankan gejala alergi seperti gatal, ruam, merah, sesak napas, hingga pembengkakan.

Mahkota dewa memiliki senyawa Alkaloid. Senyawa ini bersifat menetralisir racun di dalam tubuh dan membuangnya lewat sekresi tubuh.

Flavonoid dalam mahkota dewa juga membantu menyingkirkan virus dan bakter di dalam tubuh yang mengganggu fungsi vital seperti hati, ginjal, dan pencernaan. Sifat detoksifikasinya dapat menyehatkan hati dan mencegah masuknya penyakit hepatitis.

Antioksidan dalam mahkota dewa dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Metabolisme tubuh yang baik dapat meningkatkan proses pembentukan energi yang maksimal.

Efek ini dapat meningkatkan stamina tubuh, menghilangkan rasa lemas, dan menjaga kekebalan tubuh tetap sehat.

Mahkota dapat meningkatkan fungsi imun tubuh yang dapat menangkal berbagai penyakit. Saponin dalam mahkota dewa bertindak sebagai sumber anti bakteri dan anti virus.

Efek ini dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membuat tubuh terasa bugar setiap saat.

Karena mahkota dewa dapat menstabilkan tekanan darah dan gula darah, ramuan ini sangat bermanfaat untuk mencegah penyakit kardiovaskular atau jantung. 

Ini berkat sifat antioksidan dan anti-inflamasi dari flavonoid. Flavonoid dapat menurunkan risiko aterosklerosis. Senyawa ini juga dapat meningkatkan kualitas dinding pembuluh darah.

Beberapa penelitian telah menemukan hubungan antara tingkat asupan flavonoid yang lebih tinggi dan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah di berbagai kelompok, termasuk wanita pascamenopause, perokok pria dan pria dan wanita paruh baya.

Mahkota dewa memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang kuat. Efek ini dapat mencegah timbulnya berbagai macam kanker.

Flavonoid dalam mahkota dewa mampu menjaga tubuh dari serangan kanker mematikan seperti kanker paru-paru, mulut, perut, usus besar, kulit dan lainnya. 

Mahkota dewa mengandung sifat anti kanker yang dapat melindungi rusaknya sel-sel di dalam tubuh dan organ vital.


No comments

Powered by Blogger.