Pemerintahan Desa Tanjung Lenggang Bahorok Gelar Rembuk Stunting

SUARA | Langkat -

Guna melakukan penanganan stunting di Desa Tanjung Lenggang Bahorok,pemerintah desa setempat mengadakan rembuk stanting dalam rangka percepatan, pencegahan dan penanganan stunting terintegrasi. 
 
Rembuk stunting di buka oleh Sekretaris Desa Saparudin di Kantor Desa Tanjung Lenggang, Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat, Senin (30/12/2019).
 
Rembuk stunting di hadiri oleh perwakilan dari Kecamatan Bahorok Yahyan (Kasi PMP), Pendamping Desa Lokal Kecamatan Bahorok, kader posyandu, Kadus se Desa Tanjung Lenggang. 
 
Sekretaris Desa Tanung Lenggang Saparudin dalam sambutannya mengatakan, digelarnya acara ini agar masyarakat mengetahui apa itu stunting dan bagaimana pencegahannya. 
Untuk itu di harapkan agar masyarakat dapat mengikuti kegiatan ini, ujar Sekdes Tanjung Lenggang. 
 
Sambung Sekdes ada beberapa cara yang akan di lakukan oleh Pemerintah Desa Tanjung Lenggang dalam mengurangi angka stunting diantaranya memberikan asupan gizi kepada anak balita pada saat posyandu, ujar Saparudin. 
 
Pada kesempatan yang sama Kasi PMP Kecamatan Bahorok Yahyan menjelaskan, "Stunting adalah kondisi gagal tumbuh kembang pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis. 
 
"Untuk itu pada Tahun 2020 Presiden Jokowi mengatakan agar Penggunaan dana desa diutamakan untuk bidang kesehatan terutama dalam penanganan stunting,karena stunting merupakan persoalan nasional yang harus di cegah secepat mungkin,ujar Yahyan. 
 
Lanjut Yahyan, kepada Kader-kader posyandu, kader KPM serta warga masyarakat berpartisipasi aktif melakukan penyebaran informasi /publikasi /desiminasi /sosialisasi tentang stunting dan penyusunan rancangan rencana program /kegiatan konvergensi pencegahan stunting, ungkapnya. 
 
Dalam rembuk stunting tersebut masyarakat juga mengusulkan agar dibuatkannya jamban kepada warga masyarakat yang kurang mampu serta kepada Bidan Desa agar lebih aktif lagi memberikan penyuluhan di desa. (T Pasaribu)

No comments

Powered by Blogger.