Tamara Bleszynski Ketakutan, Rumahnya Dikepung Segerombolan Pria

SUARA | Jakarta -

Ketakutan tengah menimpa Tamara Bleszynski. Akhir-akhir ini kediamannya sering kali didatangi segerombolan pria. Bahkan warung kecil yang diberi nama Teh Manis juga harus tutup. 

Itu lantaran, Tamara Bleszynski ketakutan banyak pria-pria yang mengepung rumahnya. Hal itu diungkapkan ibu dua anak ini melalui akun Instagramnya, Kamis (5/12/2019), yang kini telah dihapusnya.

Tak hanya Tamara Bleszynski yang merasakan ketakutan. Putra bungsunya, Kenzou juga sampai trauma masuk rumah.

"Sebenarnya dari kemarin aku ingin ungkapkan, tapi aki takut.. karena aku bersama anaku di rumahku. Sekarang Kenzou sudah aman bersama bapaknya @mike_lewis. Thankyou Mike, Kenzou, sampai trauma masuk rumah," tulis Tamara dalam unggahan foto tersebut.

Bukan hanya orangnya saja yang menghalangi rumah Tamara, namun terkadang motor-motor mereka berjejer di depan pintu masuk.

"Kalau tidak orang-orangnya..motor-motornya yang berjejer di depan pintu masuk rumahku..," lanjut Tamara Bleszynski, pada unggahan lainnya.

Tamara Bleszynski begitu heran dengan kelakuan gerombolan pria tersebut. Mengapa harus memarkir kendaraannya di depan rumahnya.

"Padahal kanan kiri banyak lahan kosong, apalagi pojok kanan lahan kosong dan luas banget," tambahnya.

Tentu saja, keberadaan gerombolan pria tersebut membuat Tamara Bleszynski merasa resah.

"Kenapa harus membuat meresahkan dan membuat rasa tidak aman dan nyaman padaku dan anakku untuk masuk ke rumah pribadi?" tanyanya.

Tamara menjelaskan bahwa dirinya juga tidak bisa tidur dan cemas memikirkan hal ini.

"Aku rutin membayar pajak loh dan sudah punya izin resmi dan selalu menaati/menghormati adat istiadat. Kenapa masih diresahkan?? Tak bisa tidur aku... cemas dan takut," paparnya.

"Sampai pagi pun aku tidak bisa tidur karena ketakutan akan mereka (cowok-cowok) yang begitu banyak, dan besok.. aku seperti biasa. Takut cari perkara ke luar dari pintu utama rumahku, resah dan ketakutan. Iyaa..," ujarnya.

Dalam unggahan terakhir, Tamara Bleszynski menjelaskan tak bisa membuka warung makan karena masih ada gerombolan orang-orang itu.

"Jangankan buka warung, mau masuk pintu rumah saja tidak bisa, itu adalah pintu masuk rumahku. Semoga yang berbaik hati mau membantuku," tutup Tamara.






No comments

Powered by Blogger.