Anggota DPRD Langkat Fraksi Partai Golkar Gelar Reses di Kecamatan Kutambaru

SUARA | Langkat -
Anggota DPRD Langkat fraksi Partai Golkar Sedarita Gunting SH, Sri Bana Perangin-angin SE, dan Drs Yohanes Sitepu menggelar reses I Tahun 2020 di Kecamatan Kutambaru bertempat di halaman rumah Kades Kutambaru Tenang Sitepu, Sabtu (4/1/2020). 
Acara reses tersebut diawali dengan pembacaan doa dan menyayikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian di buka reses oleh Sedarita Ginting SH komisi A. 
Dalam pembukaan tersebut Sedarita Ginting, SH mengucapkan "Terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung kami bertiga (Sedarita Ginting, SH, Sri Bana Perangin-angin, SE, Drs. Yohanes Sitepu).
"Ini adalah reses saya yang pertama, dan tujuan reses ini adalah untuk menampung aspirasi masyarakat yang akan kami perjuangkan didalam komisi dan sidang pleno DPRD Langkat, ujar Sedarita Ginting SH. 
Ditambahkan Drs. Yohanes Sitepu, usulan- usulan masyarakat kita akan tampung dan masyarakat janganlah berkecil hati jika ada ususlan-usulannya yang tidak terlaksana, mengingat Anggaran yang ada di Kabupaten Langkat, imbuh Drs Yohanes Sitepu. 
Kades Kutambaru, Tenang Sitepu mengucapkan, "Terima kasih atas anggota DPRD Langkat fraksi partai Golkar yang telah mengadakan reses di kecamatan Kutambaru, tepatnya di halaman rumah saya ini, ujar Kades. 
Tambah kades,Kecamatan Kutambaru mempunyai potensi terutama dalam hal pariwisata namun di karenakan keadaan jalan mengakibatkan harga jual hasil dari petani tidak memadai dalam kesejahteraan nya. 
"Saya berharap melalui reses ini para wakil-wakil kami yang duduk di DPRD Langkat dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat, ujar Kades. 
Camat Kutambaru Edi Suratman S.Sos melaporkan bahwa Kecamatan Kutambaru berpotensi di segala bidang, Kecamatan Kutambaru memiliki daerah wisata arum jerang dan ini sudah banyak di kunjungi wisata lokal bahkan dari mancanegara seperti Saringgana, dan pemandian air panasnya, ujar camat. 
Lanjut Camat Kutambaru, seperti apa yang di samapaikan oleh Kades Kutambaru, Kecamatan Kutambaru pembangunan infrastruktur yang menuju daerah pariwisata dan jalan protokol yang menjadi persoalan.
"Pemerintah Pusat memang telah memberikan Anggaran Dana Desa namun itu tidak sanggup untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur jalan, jadi kami berharap agar anggota DPRD Langkat memperhatikan Kecamatan Kutambaru yang mekar dari Kecamatan Salapian selama 10 tahun. 
"Harapan saya sebagai Camat kepada anggota DPRD Langkat agar memperhatikan Kecamatan Kutambaru dalam pembangunan jalan, harap Camat Kutambaru. 
Dalam reses tersebut perwakilan warga masyarakat Desa Kutambaru Rukun Bangun, mengusulkan persoalan listrik yang belum masuk ke dusun Lauburon. 
"10 tahun usia kecamatan Kutambaru, 10 tahun kami bermukim di Lauburon dan menjadi masyarakat Kecamatan Kutambaru sudah 4 camat berganti dan 4 kades berganti semenjak Kecamatan Kutambaru 10 menjadi Kecamatan dan 74 tahun Indonesia merdeka namun kami belum menikmati listrik, ujar Rukun. 
Lanjut Rukun Bangun, kami sudah mengadakan koordinasi dengan pihak PT LNK akan membebaskan lahan untuk pendirian tiang PLN namun hasilnya kurang memuaskan kami. 
"Bahkan Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin, SE. sudah berjanji akan membicarakan ini dengan pihak PT LNK dan PLN.
"74 tahun yang lalu kita dijajah oleh Belanda, namun sekarang seakan-akan masyarakat Kecamatan Kutambaru di jajah oleh pihak PT LNK (Malaisia),ungkap Rukun Bangun. 
Dalam kesempatan yang sama Sipayung dari Perwakilan warga masyarakat Desa Kaperas agar anggota DPRD Langkat fraksi partai Golkar memperhatikan untuk pembangunan bronjong di sungai lau tukun yang rawan longsor. 
Ketua BPD Desa Rampah menyampaikan persoalan yang dialami oleh masyarakat Desa Rampah agar anggota DPRD Langkat fraksi partai Golkar memperjuangkan jalan menuju Desa Rampah, dimana Jalan protokol Desa Rampah hampir putus akibat langsor, ada 8 titik yang longsor di Desa Rampah. 
Ketua BPD Sulkam juga menyampaikan agar Pemkab langkat untuk menyediakan sarana pendidikan, karena Kecamatan Kutambaru tidak memiliki sekolah Negeri baik tingkat SMP maupun SMU, karena salah satu pasal dalam UUD 1945 salah satu tugas pemerintah adalah mencerdaskan anak bangsa, ungkap Ketua BPD Sulkam. 
Sedarita Ginting SH mengatakan, "Sangat menyedihkan jika Kecamatan Kutambaru selama 10 tahun  mekar dari Kecamatan Salapian salah satu Desa belum masuk Listrik dan di Kecamatan Kutambaru tidak memiliki Sekolah Negeri baik itu SMP maupun SMU. 
"Untuk itu kami akan bekerja sama dengan pihak DPR Sumut komisi A untuk memanggil pihak PT LNK dan Pihak PLN kami akan panggil dalam saat RDP (Rapat Dengar Pendapat), ujar Sedarita Ginting SH. 
Ditambahkan Sri Bana, untuk masalah listrik ini menjadi tanggung jawab saya karena ini memang ada janji abang saya Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin, SE dan untuk masalah sekolah kita akan panggil pihak PT LNK untuk RDP. 
Drs Yohanes Sitepu memohon agar pihak PT LNK juga dapat bekerjasama dengan Kabupaten untuk menyelesaikan masalah Sekolah dan Listrik dalam hal ini pembebasan lahan, ujar Drs Yohanes Sitepu. 
Sementara itu Manager PT LNK Perkebunan Marike mengatakan, "Kami bertugas hanya menjalankan oprasional dan salah satu KSO anatara PT LNK dengan PT Nusantara II adalah menjalankan operasional namun untuk aset seperti lahan yang ada di PT LNK itu bukan milik kami, untuk proposal pembebasan lahan sudah saya ajukan ke Direksi PT LNK dan Direksi PT Nusantara II, kami PT LNK Marike tidak menjajah, saya juga masyarakat, jadi saya paham dengan persoalan masyarakat, ujar Manager PT LNK. 
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Kutambaru Herryson Bangun, Kapolsek Salapian, Kades se Kecamatan Kutambaru, serta warga masyarakat Kecamatan Kutambaru, Tokoh pemuda /masyarakat /agama. 
Sebelum acara reses di tutup, Sri Bana Perangin-angin, SE berpesan agar Kades memberikan arahan para Kadus untuk melakukan sosialisasi masalah Narkoba, dan untuk OKP dalam hal ini Pemuda Pancasila bila melakukan kerusuhan maupun melakukan pungutan silahkan melaporkan kepada kami, ujar Sri Bana. (T. pasaribu)

No comments

Powered by Blogger.