Bupati Sergai ; Pulau Berhala Punya Potensi Perikanan dan Pariwisata

SUARA | Sergai -

Selain memiliki prospek pariwisata, Pulau Berhala juga punya potensi perikanan, pariwisata konservasi dan keanekaragaman hayati yang tinggi.

Hal itu dikatakan Bupati Sergai, H. Soekirman saat meninjau Lokasi Program Prioritas (Lokpri), di Bagan Kuala Tanjung Beringin, Kamis (30/1/2020).

“Potensi Pulau Berhala bisa dimaksimalkan  dengan adanya Perda Kabupaten Sergai nomor 12 tahun 2006, tentang pengelolaan Pulau Berhala sebagai kawasan Eco Marine Tourism atau Wisata Bahari berwawasan lingkungan,” katanya.

Diungkapkannya, peninjauan tersebut merupakan proses lanjutan dari Rapat Koordinasi Identifikasi Usulan Program, atau Kegiatan Berbasis Lokpri yang sebelumnya digelar di Aula Sultan Serdang, kemarin.

“Kita sama-sama melihat bagaimana kondisi Pelabuhan Tanjung Beringin. Dengan kehadiran Asisten Deputi Infrastruktur BNPP di sini, semoga nantinya dapat dilakukan evaluasi dan peningkatan ke arah lebih baik. Misalnya saja, dengan membuat sistem kanalisasi agar pasir tidak lagi masuk dan kapal dapat bersandar di pelabuhan ini,” ungkapnya.

Wakil Bupati Sergai, H. Darma Wijaya menyebut kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memaksimalkan pemanfaatan SDA untuk tujuan pembangunan yang berkelanjutan.

“Pengoptimalan potensi perikanan, parawisata dan SDA di Pulau Berhala, kita harapkan dapat mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pemerintah daerah,” harapnya.

Asisten Deputi Infrastruktur Fisik BNPP RI, Faebuadodo Hia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda awal untuk menghimpun data menyusun usul rencana induk pembangunan kawasan perbatasan.

“Ini merupakan tugas pokok BNPP, nantinya data yang kami peroleh dalam kunjungan ini akan kami kelola untuk kemudian diusulkan ke kementerian yang berwajib. Setelah itu kami akan berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk merealisasikan rencana Bapak Bupati yang ingin melaksanakan Pelatihan Bela Negara di Pulau Berhala,” ujarnya. (Ariadi)

No comments

Powered by Blogger.