Forum Komunikasi Gabungan Organisasi Kepemudaan Gelar HUT Ke 12 Kecamatan Kutambaru

SUARA | Langkat -

Organisasi Kepemudaan Kecamatan Salapian terdiri dari Pemuda Panca Marga (PPM), Pandawa, IPK, PP, PMS, Karang Taruna, AMPI, FKPPI, tergabung dalam Forum Komunikasi Gabungan Organisasi Kepemudaan Kecamatan Salapian menggelar silahturahmi sekaligus memperingati hari lahirnya Kecamatan Kutambaru /Marike bertempat di Dusun Tanjung Kasih, Desa Pancurido, Kecamatan Salapian, Selasa (18/2/2020).
 
Ketua PPM Kecamatan Salapian, Drs. Mehammad Perangin-angin kepada wartawan mengatakan, Kegiatan ini bertujuan hanya sekedar silahturahmi antar masyarakat dan tokoh Pemuda yang tergabung dalam ormas dan organisasi kepemudaan, sekaligus untuk memperingati hari lahirnya pemekaran Kecamatan Kutambaru (18 Februari 2008- 18 Februari 2020).
 
"Kabupaten Langkat beberapa lalu hanya terdiri dari 15 Kecamatan, dengan berjalan waktu dan tuntutan masyarakat serta kebutuhan masyarakat dan penataan tata ruang Kabupaten Langkat, bagi daerah ataupun wilayah yang layak di mekarkan menjadi Kecamatan, maka di mekarkan dari 15 Kecamatan menjadi 23 Kecamatan termasuk Kecamatan Kutambaru dan Kecmatan Sirapit oleh Bupati Langkat terdahulu Bapak H. Syamsul Arifin Siregar, SE,ujar Drs. Mehammad Perangin-angin.
 
Diterangkannya, Pada tahun 2002 Kecamatan Kutambaru masih masuk wilayah Kecamatan Salapian, dan Sirapit masuk wilayah Kuala.
 
"Pada bulan April 2002 di deklerasikan pembentukan Badan Panitia Pemekaran Kecamatan Kutambaru yang di ketuai oleh saya sendiri (Drs. Mehammad Perangin-angin) yang di hadiri oleh anggota DPRD Langkat, Alm. Saleh Ginting dari Partai PDI. Perjuangan dan anggota DPR RI Partai PDI Perjuangan, Pante Tarigan, masa itu Bupati Langkat Bapak Zulkifli Harahap, ujar Mehammad Perangin-angin.
 
Lanjutnya, Pada tanggal 18 Februari 2008 pada masa Bupati Langkat Bapak H. Syamsul Arifin Siregar, Kecamatan Kutambaru resmi menjadi Kecamatan begitu juga dengan Serapit dan Pematang Jaya, tandas Mehammad.
 
Seiring waktu masyarakat Kutambaru dan seluruh stakholder Kecamatan Kutambaru seakan lupa akan lahirnya Kecamatan Kutambaru begitu juga dengan Pemerintah Kabupaten Langkat seakan menganak tirikan Kecamatan Kutambaru dalam pembangunan jalan infrastruktur maupun Pendidikan negeri.
 
12 tahun Kecamatan Kutambaru mekar, pihak stakholder Kecamatan Kutambaru lupa akan lahirnya Kecamatan Kutambaru, sedangkan ibu saja ingat akan tanggal lahirnya sang anak, begitu juga Pemkab Langkat yang seakan menganak tirikan Kecamatan Kutambaru dalam hal pembangunan jalan terabaikan, serta pendidikan negeri setingkat SLTA pun tidak ada dengan alasan tidak adanya lahan serta sulitnya pembebasan lahan dari pihak Perusahaan dalam hal ini PT LNK Perkebunan Marike anak Perusahaan PT Nusantara II Tanjung Morawa, ujar Mehammad dengan nada kesal.
 
Dalam pertemuan tersebut juga di bentuk kepengurusan Forum Komunikasi Gabungan Organisasi Kepemudaan Kecamatan Salapian, yang dihadiri dari unsur organisasi kepemudaan seperti : PPM, Karang Taruna, FKPPI, PP, IPK, Pandawa, AMPI, PMS. (pas)

No comments

Powered by Blogger.