Kena OTT, Camat dan Sekcam Babalan Terancam Dipecat

SUARA | Langkat -

Menindak lanjuti Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang di lakukan unit 4 subdit III, Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut terhadap Camat Babalan Yafizham Paniduri, S.Sos dan Sekcam Rosmawati, pada (29/1/2020) lalu, Pemerintah Kabupaten Langkat akan memberhentikan sementara keduanya.
 
Pelaksana Tugas (Plt) kepala Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ok Langkat Romalan Harahap, SH, ketika di hubungi melalui seluler, Sabtu (1/2/2020) mengatakan belum melakukan pergantian terhadap camat dan Sekretaris Kecamatan Babalan.
 
"Karena Pemkab Langkat belum menerima berkas penetapan tersangka dari pihak Polda Sumut, kata Romalan.
 
Lanjut Romalan Harahap, SH, sesuai prosedur dan ketentuan dari pasal 88 ayat(4) huruf c UU No 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), serta pasal 276 huruf (c) dan pasal 280 ayat (1)Peraturan Pemerintah No 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS, bahwa ASN di berhentikan sementara apabila di tahan karena menjadi tersangka tindak pidana.
 
"Apabila kita (Pemkab Langkat) oleh menerima berkas tersangka mereka, maka kita akan berhentikan sementara sesuai aturan yang mengikat ASN, ujar Romalan.
 
Ditambahkannya, PNS yang telah di vonis bersalah berdasarkan putusan pengadilan yang telah memeiliki kekuatan hukum tetap (inkrah) ok karena melakukan tindak pidana korupsi di berhentikan tidak dengan hormat.
 
"Kita lihat nanti,kalau sudah inkrah tidak hanya di berhentikan sementara, namun kita akan berhentikan tetap (pecat).
 
Hal ini berdasarkan pasal 87 ayat (4)huruf (b) ok UU No 5 Tahun 2014 tentang ASN, dan pasal 250 PP No 11 Tahun 2017 tentang managemen PNS, tutup Romarlan Harahap SH. (Pas)

No comments

Powered by Blogger.