Eks Presiden Real Madrid Terinfeksi Virus Corona Covid-19, Anak Kirim Pesan Haru Saat Hari Ayah

SUARA | Madrid -

Kondisi kesehatan mantan presiden Real Madrid, Lorenzo Sanz memburuk. Usia yang sudah menginjak 70 tahun membuatnya kesulitan melawan virus Corona Covid-19 yang menginfeksi tubuhnya. 

Beberapa organ vitalnya sudah tidak berfungsi lagi dan hidupnya kini bergantung pada alat bantu pernapasan. Keluarga tidak bisa berbuat banyak. Mereka bahkan dilarang mendampingi Lorenzo di rumah sakit. 

Dan saat hari ayah di Spanyol dirayakan 19 Maret lalu, kedua anaknya, Lorenzo Sanz Jr dan Fernando Sanz hanya bisa menyampaikan rasa kagum mereka terhadap Lorenzo Sr lewat pesan di media sosial.  

"Hari ini adalah Hari Ayah spesial karena ayah tidak bersama kami, tapi kami tahu ayah tengah berjuang selayaknya seorang juara," tulis Lorenzo Sanz Jr lewat akun Instagram-nya.  

"Kami bangga terhadapmu, apa yang telah ayah capai dari keluarga yang rendah hati adalah unik."

"Banyak sekali orang yang mengkhawatirkanmu dan seberapa besar cintaku kepada ayah, tapi yang utama ibu dan kakak, dan cucu-cucumu ingin melihatmu lagi. Ayo ayah, kami mencintaimu."

Lorenzo Sanz merupakan salah satu sosok yang dihormati di Real Madrid. Di era kepemimpinannya (1995-2000), Los Blancos menyabet dua gelar Liga Champions, yakni pada tahun 1998 dan 2000.

Selain itu, Lorenzo juga dianggap berjasa dalam mendatangkan sederet pemain bintang ke Santiago Bernabeu, termasuk Fernando Redondo, Clarence Seedorf, Davor Suker, dan Roberto Carlos.

Beberapa hari lalu, Lorenzo Sr dinyatakan positif terinfeksi virus Corona Covid-19. Dia kemudian dirawat di salah satu rumah sakit di kota Madrid. 

Dan menurut anaknya, Fernando, kondisi ayahnya terus memburuk dan pihak keluarga hanya bisa berdoa demi kesembuhan pria sepuh tersebut. 

Fernando merupakan pemain Real Madrid saat ayahnya menjadi presiden di sana. Seperti halnya Lorenzo Sanz Jr, dia juga mengirimkan pesan menyentuh saat Spanyol merayakan Hari Ayah, kemarin.

"Kami mencintaimu ayah, kita segera akan bersama lagi," tulis Fernando Sanz. 

"Ayah kuat, ayah selalu berada di barisan depan seluruh keluarga kita. Tetaplah berjuang, kami berharap ayah kembali. Ayah pahlawan kami dan penerang hidup kami. Saya mencintaimu ayah."

No comments

Powered by Blogger.