Jumlah Kematian Akibat Virus Corona di Italia Bertambah 41 Orang

SUARA | Roma - 

Otoritas di Italia melaporkan kematian baru sebanyak 41 orang dalam satu hari akibat Virus Corona. Dengan angka ini, total kematian akibat Covid-19 di Italia mencapai 148 orang.

Dikutip dari laman Channel News Asia, Jumat (6/3/2020) Italia menjadi negara di Eropa yang dengan angka penyebaran tertinggi.

Jumlah kasus Virus Corona terus melonjak. Mulanya 769 kasus. Dan kini sudah mencapai 3.858 kasus dalam dua minggu terakhir.

Dengan angka terbaru ini, Italia memiliki kematian terbanyak kedua di belakang China, tempat virus baru terdeteksi pertama kali pada akhir tahun lalu.

22 wilayah Italia sekarang telah terpengaruh, dengan data yang menunjukkan virus telah mencapai Lembah Aosta di perbatasan Prancis. Jumlah pasien COVID-19 yang menerima perawatan intensif juga meningkat menjadi 351 dari 295 pada hari Rabu kemarin.

Pemerintah telah melakukan tindakan yang bertujuan membendung penyebaran Virus Coronayang semakin cepat. Semua sekolah dan universitas telah ditutup hingga 15 Maret, membuat 8,5 juta siswa berada di rumah.

Pertandingan sepak bola dan acara olahraga lainnya juga dihentikan. Pemerintah Italia juga meluncurkan rencana penyelamatan ekonomi € 7,5 miliar (US $ 8,4 miliar) untuk menangani dampak virus baru.

Paket stimulus akan digunakan terutama untuk "meningkatkan sumber daya yang ditujukan untuk layanan kesehatan, perlindungan sipil dan penegakan hukum," kata Menteri Keuangan Italia Roberto Gualtieri.

Uang itu juga akan membantu "mendukung pendapatan (keluarga) dan" mendukung langkah-langkah untuk bisnis dan sektor dipengaruhi oleh langkah-langkah penahanan, "kata Gualtieri.

Stimulus akan memaksa pemerintah untuk menaikkan defisit 2020 sebesar 0,3 persen dari produk domestik bruto. 

Roma telah memberi tahu Komisi Eropa di Brussels tentang pengeluaran defisit ekstra. Para pejabat Italia mengatakan mereka berharap Brussels menyetujui langkah itu.


No comments

Powered by Blogger.