Kadiskes Batubara dr Wahid : Jaga Jarak, Jangan Panik Tetap Waspada

SUARA | Batubara -

Surat Himbauan Bupati Batubara No. 443.4/2006/2020 tentang upaya pencegahan penyebaran virus Corona Pandemi covid-19 agar seluruh lapisan masyarakat Batubara dapat mematuhi intruksi Pemerintah Pusat, Prov.Sumut terkait Social Distancing yakni menghindari kontak fisik selama 14 hari dengan cara mengisolasi diri secara mandiri " Jaga jarak, Hindari keramaian dan di rumah aja, Selalu cuci tangan".

Hal itu di katakan nya Bupati Zahir  melalui surat edaran himbauan yang di teruskan oleh gugus tugas penanganan Pandemi covid-19 Kab.Batubara dari beberapa lintas sektoral instansi birokrasi pemerintahan Batubara yang di wakili Setda, Dinkes, BPBD serta instansi terkait lain nya saat melakukan rapat kordinasi di aula Dinas Kesehatan jalan perintis Kemerdekaan Lima Puluh, Senin (23/3/2020).

Menurut Kadis Kesehatan, dr Wahid Khusyairi dalam penyampaian singkat nya kepada wartawan di ruang kerja nya mengatakan bahwa penanganan Pandemi covid -19 Kab.Batubara sedang berupaya mencegah dan mengantisipasi atas penyebaran virus Corona yang telah menyedot perhatian dunia.

" Langkah -langkah yang kita ambil berdasarkan pantauan dari setiap informasi terdepan dan selalu mengutamakan inisiasi dalam memantau ODP (Orang Dalam Pantauan)." Ujar Kadiskes dr Wahid

 Sementara itu, disinggung soal suspect ODP dan PDP yang berada di Batubara, dr Wahid mengatakan ," Bahwa terhitung pada hari ini (23/3) atas laporan seluruh tim gugus tugas yang bertugas di pelosok desa - desa memperkirakan berjumlah 34 orang, Sedangkan yang PDP belum ada terindentifikasi, dan kegiatan ini terus kita pantau hingga mendapatkan informasi terupdate yang akan kita informasikan kembali." Pungkas dr Wahid

Sebelum nya, Kadiskes Batubara dr Wahid Khusyairi menyatakan bahwa fase dalam menyikapi isu Suspect ODP dan PDP memiliki jenjang yang harus di ketahui sebelum mengambil keputusan dalam memutuskan kasus wabah orang yang di pantau, " Tahapan Suspect ODP dengan PDP itu mempunyai jarak yang tidak sedemikian dekat, Hingga masyarakat merasa panik dan takut, Yang jelas masyarakat di himbau jaga jarak, Jangan panik namun tetap waspada dan hindari tempat keramaian." Pungkasnya. (Aswat)

No comments

Powered by Blogger.