Manfaat Echinacea Untuk Kesehatan, Herbal Alami Penguat Imun

SUARA | Medan -

Ada banyak jenis herbal yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Salah satu herbal yang paling populer adalah Echinacea. 

Echinacea adalah tanaman berbunga yang masuk keluarga bunga aster. Tiga spesies tanaman dalam klasifikasi Echinacea ini digunakan sebagai suplemen herbal.

Echinacea dinilai memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan, dan antivirus dan sebagai agen penguat kekebalan tubuh. Tanaman Echinacea mengandung berbagai senyawa aktif seperti asam caffeic, alkamide, asam fenolik, asam rosmarinic, polyacetylenes dan banyak lagi.

Echinacea dapat dibeli bebas di apotek atau toko kesehatan dalam bentuk teh, ekstrak cair, ramuan kering, kapsul atau pil. Meski aman, konsumsi Echinacea juga tak boleh sembarangan. 

Penting untuk mengetahui dosis yang dianjurkan untuk mengonsumsi herbal ini. Selain itu, orang dengan alergi atau masalah autoimun tidak disarankan mengonsumsi herbal ini. Berikut 10 manfaat Echinacea yang berhasil dirangkum dari berbagai sumber, Selasa (10/3/2020).

Kuatkan kekebalan

Echinacea dikenal manfaatnya sebagai penguat sistem imun. Sejumlah penelitian telah menemukan bahwa tanaman ini dapat membantu sistem kekebalan melawan infeksi dan virus yang dapat membantu pemulihan lebih cepat.

Menurut laporan The United States Department of Agriculture Natural Resources Conservation Service, sistem kekebalan tubuh sangat dipengaruhi oleh tingkat dosis echinacea. 

10 miligram echinacea per satu kilogram berat badan, yang dikonsumsi setiap hari selama periode 10 hari, efektif sebagai stimulan sistem kekebalan tubuh.

Cegah flu

Echinacea sering digunakan untuk mencegah atau mengobati flu. Studi mengungkapkan mengonsumsi echinacea dapat menurunkan risiko pengembangan pilek hingga lebih dari 50% dan mempersingkat durasi pilek. Echinacea menjadi bahan untuk mengurangi pilek yang disebabkan oleh virus.

Kontrol gula darah

Sifat antioksidan dalam Echinacea dapat bermanfaat untuk mengontrol gula darah. Penelitian di tahun 2017 mengungkapkan Echinacea dapat mencegah lonjakan gula darah pada penderita diabetes atau pradiabetes. 

Echinacea juga dapat menjaga gula darah turuh hingga menjadi hipoglikemik. Echinacea membantu mengelola karbohidrat dalam tubuh.

Bantu pertumbuhan sel

Antioksidan dalam Echinacea membantu memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak. Antioksidan menghancurkan racun yang menua dan merusak sel-sel di tubuh secara prematur. Konsumsi teh atau suplemen Echinacea dapat membantu pertumbuhan sel sehat dalam tubuh.

Cegah kanker

Penelitian dari National Institutes of Health (NIH) mengungkapkan bahwa phytochemical yang terkandung dalam Echinacea dapat memerangi tumor. 

Studi tabung juga menunjukkan bahwa ekstrak echinacea dapat menekan pertumbuhan sel kanker dan bahkan memicu kematian sel kanker.

Pada penelitian tabung reaksi lain mengungkapkan, ekstrak dari tanaman echinacea membunuh sel kanker manusia dari pankreas dan usus besar dengan merangsang proses kematian sel yang dikendalikan.

Atasi kecemasan

Echinacea diuji sebagai suplemen anti-kecemasan dan terbukti efektif. Ekstrak Echinacea membantu mengatur sinapsis yang membantu komunikasi antara tubuh dan otak. 

Meski tidak dapat mematikan rasa takut pada orang dengan kecemasan, Echinacea dapat membatasi efek fisik dari ketakutan dan membuat tubuh lebih tenang. Efek ini berjalan berkat kandungan alkamida, asam rosmarinic dan asam caffeic pada Echinacea.

Turunkan tekanan darah

Efek anti-inflamasi dan antioksidan dalam Echinacea berperan dalam mengontrol tekanan darah. Efek mengatasi kecemasan juga berkontribusi untuk mengendalikan tekanan darah. Penelitian Echinacea sebagai penurun tekanan darah masih berlangsung hingga saat ini.

Cegah peradangan dan infeksi

Sifat anti-inflamasi pada Echinacea dapat membantu mencegah dan mengurangi peradangan. Senyawa aktif biologis di Echinacea bekerja dengan tubuh untuk menjaga agar respons peradangannya tetap rendah. 

Echinacea juga merupakan obat yang luar biasa untuk banyak infeksi. Konsumsi Echinacea dapat mencegah infeksi aliran darah, penyakit gusi, malaria, tifus, dan infeksi lain.

Atasi masalah kulit

Penelitian telah menunjukkan bahwa tanaman echinacea dapat membantu merawat masalah kulit yang umum. Sifat anti-inflamasi dan anti-bakteri pada Echinacea mampu menekan pertumbuhan Propionibacterium, penyebab umum jerawat.

Krim yang mengandung ekstrak Echinacea purpurea juga mampu mengurangi gejala eksim dan membantu memperbaiki lapisan luar yang tipis dan melindungi kulit. Ekstrak echinacea ditemukan mampu meningkatkan hidrasi kulit dan mengurangi keriput.

Atasi nyeri

Echinacea juga telah lama digunakan secara tradisional sebagai pereda nyeri. Echinacea adalah pereda nyeri alami yang sangat efektif untuk nyeri perut, sakit kepala, herpes, campak, gigitan serangga, sakit tenggorokanm amandel, gingga sakit gigi. 

Cara mengonsumsi Echinacea sebagai pereda nyeri adalah melalui teh, suplemen, atau krim yang diaplikasikan secara topikal.

Studi menemukan bahwa ramuan Echinacea dapat memicu sekresi sel yang disebut sitokin. Ini bertanggung jawab untuk mengurangi peradangan dan membantu dalam mengurangi nyeri pada otot.


No comments

Powered by Blogger.