Ribuan Warga Paluh Merbau Desa Tanjung Rejo Dambakan Akses Internet


SUARA DESA -

Menurut data, sekitar 15 ribu desa disebut memiliki akses internet yang buruk, bahkan belum terjangkau internet sama sekali. Sehingga Kolaborasi pemerintah dan swasta diperlukan untuk mewujudkan Desa yang merdeka internet pada 2020.

Berdasarkan pantauan awak media Suara Desa dilapangan, sinyal telepon seluler dan akses internet kerap hilang saat kita memasuki wilayah Paluh Merbau Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Desa dengan luas wilayah sekitar 4.114 Hektare dengan jumlah penduduk sekitar 9.848 jiwa ini, berada di Pesisir Pantai Timur Sumatera dari Pusat Kabupaten Deli Serdang. 

Sejumlah warga yang ditemui awak media bercerita dan berkeluh kesah jika mereka harus keluar dari dusunnya atau mencari tempat yang baik dan tepat agar dapat menelpon atau mengakses internet.

Mirisnya lagi, hanya untuk tersambung dengan internet, masyarakat harus bergeser keluar dari dusun sekitar 5 Kilometer menuju ke daerah Simpang Warno di Kecamatan tersebut. 

Safriyal SH salah seorang Tokoh Pemuda Desa Tanjung Rejo yang di temui awak media Suara Desa juga mengaku prihatin kepada saudara-saudaranya yang berada di wilayah Paluh Merbau. 

"Saya sangat mendukung jika tower BTS dibangun di Paluh Merbau. Harapan saya, dengan adanya tower tersebut, semoga masyarakat yang berada di Paluh Merbau dapat segera merasakan dan dapat mengakses internet dalam waktu dekat ini", ucapnya.

Kepala Desa Desa Tanjung Rejo, Selamet ketika ditemui awak media membenarkan hal tersebut. Bahkan Kades Selamet juga mengatakan jika komunikasi pribadinya dengan kerabat dan sanak saudaranya yang berada di luar desanya sering kali terkendala.

Belum lagi urusan layanan masyarakat dan laporan ke instansi pemerintah secara online yang tentu saja mengharuskan adanya koneksi internet. 


"Dampak ada tidaknya sinyal internet bagi warga sungguh terasa. Apa lagi saat ini virus corona covid-19 sedang melanda. Segala sesuatunya harus Online, terutama anak-anak kami yang saat ini belajar menggunakan layanan internet", ujar Selamet.

Perlu diketahui bahwa di Paluh Merbau Desa Tanjung Rejo terdapat SD dan SMP Negeri 7 serta sekolah swasta lainnya yang dalam proses pendidikannya terdapat Pembelajaran Berbasis Komputer. Jadi, akses internet sangat dibutuhkan warga, ucap Selamet.

Menyikapi hal itu, saya berupaya menggandeng pihak terkait untuk mencari solusi bagaimana agar masyarakat saya yang berada di pelosok dusun di Paluh Merbau Desa Tanjung Rejo dapat merasakan layanan internet dengan lancar.

"Tujuan saya menggandeng pihak terkait untuk memudahkan masyarakat Paluh Merbau Desa Tanjung Rejo mendapatkan layanan internet agar warga saya mengetahui perkembangan dunia dan tidak ketinggalan zaman. Namun itu semua bisa terlaksana jika tower BTS yang sedang dikerjakan sudah selesai dan segera di fungsikan", sebut Selamet.

Untuk itu, Kades Selamet mengatakan jika dia terus berusaha keras menggandeng pihak terkait membangun infrastruktur telekomunikasi di Desa Tanjung Rejo, termasuk mendirikan satu tower BTS di Paluh Merbau. 

"Kalau soal surat perijinannya sudah lengkap semua, jadi masyarakat tidak usah bersedih dan takut, karena sebentar lagi layanan internet akan lancar di Paluh Merbau Desa Tanjung Rejo", tegas Kades Selamet. 

Kades Selamet percaya, akses internet ke dunia maya mampu mendongkrak ekonomi warganya. Bukan hanya taraf hidup warga saja, melainkan juga mampu mengembangkan dan mengenalkan Desa Tanjung Rejo ke tingkat Nasional bahkan Internasional.

"Dengan Internet kita dapat belajar dari daerah lain. Selain itu, kita juga bisa digunakan untuk mengangkat potensi desa, seperti hasil laut, tambak, pertanian dan perkebunan serta pariwisata dan mengenalkannya ke Mata Dunia", kata Kades Selamet. (DK)


No comments

Powered by Blogger.