32 Negara Ini Berhasil Kalahkan Virus Corona COVID-19

 
SUARA DESA -

Makin banyak situs-situs berbasis data yang melacak penyebaran Virus Corona (COVID-19) di dunia. Kali ini ada situs yang menyajikan grafik untuk menampilkan negara mana yang sudah menang melawan pandemi ini.

Situs itu bernama EndCoronavirus.org. Pendirinya adalah Prof. Yaneer Bar-yam dari New England Complex Systems Institute.

Prof. Yaneer Bar-yam adalah lulusan Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan merupakan visiting scholar di Departemen Biologi Molekuler dan Seluler di Universitas Harvard dan Federal Reserve Bank of Boston.

Grafik pandemi Virus Corona di situs tersebut terbagi menjadi tiga kategori: negara yang mengalahkan COVID-19, negara yang hampir mengalahkannya, dan negara yang masih membutuhkan aksi.

Totalnya sudah ada 32 negara yang masuk kategori mengalahkan COVID-19. Grafik di negara-negara itu sudah menurunkan penurunan dari puncak kasus.

Jangan mengira yang menang adalah negara maju. Sebab, Vietnam turut masuk kategori negara yang sudah mengalahkan Virus Corona.

Berikut ini daftar negara dari berbagai penjuru dunia, yang dinilai berhasil meredam Virus Corona jenis baru beserta jumlah kasusnya. Data diambil situs EndCoronavirus.org dari Johns Hopkins University.

1. Andora - 755 kasus
2. Australia: 6.933 kasus
3. Austria: 15.871 kasus
4. Bhutan: 7 kasus
5. Kamboja: 121 kasus
6. China: 83.462 kasus
7. Kroasia: 2.187 kasus
8. Kuba: 1.766 kasus
9. Djibouti: 1.210 kasus
10. Estonia: 1.739 kasus
11. Yunani: 2.716 kasus
12. Islandia: 1.801 kasus
13. Jamaika: 502 kasus
14. Yordania: 540 kasus
15. Kosovo: 870 kasus
16. Latvia: 939 kasus
17. Lebanon: 844 kasus
18. Liechtenstein: 82 kasus
19. Lithuania: 1.479 kasus
20. Luksemburg: 3.886 kasus
21. Malta: 496 kasus
22. Mauritius: 332 kasus
23. Monako: 96 kasus
24. Montenegro: 324 kasus
25. Selandia Baru: 1.497 kasus
26. Slovakia: 1.457 kasus
27. Slovenia: 1.457 kasus
28. Korea Selatan: 10.987 kasus
29. Taiwan: 420 kasus
30. Thailand: 2.974 kasus
31. Tunisia: 1.032 kasus
32. Vietnam: 272 kasus





No comments

Powered by Blogger.