Diduga Korda BPNT E-Warung Sony Aghata Siahaan Terlibat Menerima Hasil Penyelewengan Bansos Sembako KPM
SUARA DESA -
Di duga terlibat menerima hasil penyelewengan bantuan
sosial paket sembako BPNT E- Warung Se- Kab Batubara, Korda Kemensos
Dirjen Sumber daya manusia BPNT Sony Aghata Siahaan enggan di konfirmasi
wartawan ini di ruangan Aula Bupati jalan Perintis Kemerdekaan Lima
Puluh terkait kekisruhan penyaluran BPNT kepada KPM yang tidak sesuai
harga bahan dan mutu (Kwalitas) komoditi yang di terima KPM BPNT Se-
Kab.Batubara, Jumat (8/5/2020).
Menurut
Setda Sakti Alam Siregar SH menyebutkan bahwa para penyelenggara BPNT
E-Warung sudah di periksa pihak kepolisian, Dan itu masih dalam proses
,"Kita panggil E Warung untuk dimintai keterangan apa saja kendala di
lapangan, Namun kita tegas kan agar penyaluran 3 Komoditi yang terutama
sekali beras harus yang premium, Masak kita kasih sama warga miskin yang
bukan premium, Beras yang enak lah untuk warga miskin. " Ujar Sakti
Sebagai
pengawasan sistem koordinasi pelaksanaan dan penyaluran komoditi E-
Warung, Setda Batubara Sakti Alam dituntut harus lebih ekstra lagi dalam
hal mengawasi pelaksanaan penyaluran terhadap KPM BPNT di Kab.
Batubara.
Tim
pengendali pelaksana penyaluran bantuan secara non tunai kementerian
koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan juga dalam hal ini
harus segara turun gunung untuk mengevaluasi kinerja Korda BPNT E-
Warung Kab. Batubara Sony Aghata Siahaan.
Sebab,
Tidak rahasia lagi bahwa sembako bantuan komunitas BPNT yang mengandung
sumber karbohidrat protein hewani dan protein nabati maupun vitamin dan
mineral sebagai upaya dari pemerintah untuk memberikan akses keluarga
penerima manfaat KPM terhadap bahan pokok dengan kandungan gizi sudah
melanggar hak asasi masyarakat Batubara.
Menurut salah seorang warga desa Bogak Kec.Tg Tiram Ilham mengatakan bahwa ini sangat memprihatinkan.
"Pemerintah dan kita semua lagi bingung menghadap musibah yg sedang
melanda negeri kita virus corona (Covid-19), Malah ada yang cari
kesempatan dalam Program Kemensos BPNT sembako yang diletak kan di
setiap E-warung malah di sunat, Gawat, Sembako yang diterima masyarakat,
Beras 10 kg, Telur 10 butir, Jeruk Manis 1 kg, Wartel 0,5 kg, di total
kan semua lebih kurang Rp140.000, Saldo pembayaran sembako KPM
Rp200.000." Ucap nya miris
RDP KOMISI III DPRD BATUBARA REKOMENDASI AUDIT INTERNAL KE INSPEKTORAT DAN BPK-RI
Hasil
RDP Komisi III yang diketuai Ahmad Mukthas dan beberapa rekan kolega
seprofesinya terkait temuan penyaluran BPNT kepada KPM bermasalah
memberikan rekomendasi agar pihak yang terkait dalam pendistribusian
BPNT sembako mematuhi pedoman umum (PEDUM).
Dalam
RDP tersebut, Indikasi temuan penyelewengan dari hulu ke hilir, Komisi
III DPRD Batubara merekomendasikan agar Inspektorat melakukan audit
internal yang akan ditembuskan kepada BPK RI Provinsi Sumatera Utara.
Serta
melakukan evaluasi terhadap PT Pembangunan Bahtera Berjaya sebagai
pemasok sembako ke agen e-warung dan waktu dekat ini Komisi III DPRD
Batubara akan melakukan pemanggilan pihak Bank Mandiri sebagai Bank yang
melakukan pentransferan bantuan ke masing-masing ke Saldo KPM sekaligus
untuk mengevaluasi keberadaan E- warung serta menyelusuri keterlibatan
TKSK Batubara.
Untuk
diketahui bahwa pada saat gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD
Batubara Komisi III (6/5), Sony Aghata menyatakan ada menemukan
kejanggalan harga serta bahan Komoditi BPNT yang akan di salurkan kepada
KPM di Batubara, " Kami memang melihat ada bahan yang tidak sesuai dengan harga di pasaran." Jelas Sony dalam RDP bersama Komisi III DPRD Batubara. (Aswat)
No comments