Wak Samprah Si Miskin Yang Tidak Pernah Mendapat Bantuan


SUARA DESA -

Penyaluran bantuan sembako dan uang tunai bagi warga miskin terdampak Covid-19  dinilai tidak tepat sasaran. Bahkan, pantauan media dilapangan, penerima bantuan kebanyakan warga mampu serta penerima ganda, Jumat 8/5/2020. 

Wak Samrah (75) warga lingkungan delapan kampung Asam kelurahan Labuhan Ruku kecamatan Talawi kabupaten Batu Bara, mengaku kebingungan karena KK yang telah ia kumpulkan  kepada Kepala  Lingkungan (Kepling) dan akan diserahkan  ke kantor Lurah Labuhan Ruku. Namun faktanya nihil,  lagi dengan alasan bersabar dan menunggu giliran dan sudah di usahakan.

“Padahal saya ( Wak Samprah -red)  sudah berupaya mengumpulkan KK kepada  Kepling agar  mendapatkan bantuan Covid-19 dari kabupaten Batu Bara. Tapi setelah saya serahkan ke Kepling ternyataapa pun tidak dapat bantuan, baik itu bantuan beras yang setiap bulantidak ada begitu juga dengan bantuan covid-19 tidak juga ada,” kata Wak Samprah.

Wak Samrah  berharap besar agar  menerima bantuan,  warga yang benar-benar terdampak Covid-19 di lingkungannya tersebut. “Wak Saprah berharap ada bantuan yang bisa mereka terima,” ujarnya.Wak Samprah, mengaku belum pernah menerima bantuan apapun dari pemerintah.

“Jangankan beras satu karung, satu biji pun saya belum pernah mendapatkan bantuan apa itu namanya”, kata Wak Saprah kepada Suara Desa, Jum'at (08/05/2020). Sedangkan, warga lain  lingkungan Delapan kelurahan Labuhan Ruku juga mengeluhkan hal yang sama. 

Bahkan, dicoret dari penerima bantuan program keluarga harapan (PKH) dengan alasan sudah mampu pada hal tidak benar, dan hanya membawah pekarangan (bot/ kapal kayu untuk melaut) milik orang lain. “Pada akhirnya masyarakat miskin hanya menonton orang-orang kaya menerima bantuan sembako,” tambah warga. (Erwin)


HP : 081376783618

No comments

Powered by Blogger.