Manfaat Tanaman Rosemary Untuk Kesehatan


SUARA DESA -

Rosemary merupakan tanaman herbal yang digunakan untuk berbagai kebutuhan. Tanaman ini kerap dijadikan aromaterapi, tambahan penyedap makanan, teh, hingga minyak esensial. 

Tak hanya memiliki aroma harum dan rasa yang khas, rosemary punya sejumlah manfaat kesehatan. Rosemary adalah anggota keluarga mint Lamiaceae, sama seperti oregano, thyme, basil, dan lavender. 

Herbal ini merupakan sumber zat besi, kalsium, dan vitamin B-6 yang baik. Sifat obat rosemary sudah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional.

Rosemary juga hadir dalam berbagai bentuk. Daun rosemary bisa ditemukan dalam keadaan segar, kering, atau yang sudah diekstrak baik bubuk maupun cair. Aroma herbal yang dimiliki rosemary bisa memberi ketenangan saat menghirupnya.

Berikut manfaat rosemary untuk kesehatan, dirangkum dari berbagai sumber, Selasa(28/7/2020).

Antioksidan

Rosemary punya kandungan antioksidan yang kuat. Herbal ini bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan sirkulasi darah. 

Antioksidan dalam rosemary didominasi oleh senyawa polifenolnya seperti asam rosmarinic dan asam carnosic. Senyawa dalam teh rosemary juga memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu melawan infeksi. 

Daun rosemary digunakan dalam pengobatan tradisional untuk efek penyembuhan antibakteri dan luka. Sifat antioksidan dalam rosemary ini juga berpotensi mencegah pertumbuhan kanker.

Sehatkan pencernaan

Rosemary sering digunakan untuk mengobati gangguan pencernaan. Rosemary dianggap mendukung keseimbangan bakteri usus yang sehat dan mengurangi peradangan. 

Bakteri sehat dalam usus membantu penyerapan serat secara efektif. Ini bisa mendukung fungsi keseluruhan pencernaan.

Tingkatkan konsentrasi dan memori

Aroma rosemary yang menenangkan dapat meningkatkan konsentrasi, kinerja, kecepatan, dan akurasi pikiran seseorang. Menghirup aroma rosemary bisa membantu meningkatkan suasana hati. 

Sifat antioksidan dalam rosemary juga bisa mencegah timbulnya penyakit penuaan yang memengaruhi kinerja otak. Minum teh rosemary dapat membantu mengurangi hilangnya ingatan dan masalah pada otak.

Sehatkan otak

Rosemary mengandung antioksidan yang disebut asam carnosic. Senyawa ini dapat melawan kerusakan akibat radikal bebas di otak. Rosemary mengurangi peradangan di hippocampus, bagian otak yang terkait dengan emosi, pembelajaran, dan memori. 

Rosemary juga sudah sejak lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mencegah alzheimer. Rosemary dapat membantu menghilangkan stres. Stres dapat menekan sistem kekebalan.

Sehatkan mata

Antioksidan pada rosemary juga bisa membantu menghambat perkembangan penyakit mata terkait usia. 

Asam carnosic yang merupakan komponen utama rosemary, secara signifikan dapat meningkatkan kesehatan mata. Minum teh rosemary dapat membantu mencegah masalah mata terkait usia.

Bantu turunkan gula darah

Rosemary juga digunakan dalam pengobatan tradisional untuk menurunkan gula darah. Penelitian telah menunjukkan bahwa senyawa dalam teh rosemary dapat menurunkan gula darah. 

Ini berpotensi untuk mengelola gula darah tinggi di antara penderita diabetes. Asam carnosic dan asam rosmarinic diteliti memiliki efek seperti insulin pada gula darah. Namun, penelitian lebih lanjut pada manusia masih diperlukan.

Bantu penurunan berat badan

Karena membantu melancarkan pencernaan, rosemary juga dianggap mampu membantu penurunan berat badan. Penyerapan serat yang efektif bisa mendukung penurunan berat badan yang ideal. 

Minum teh rosemary juga bisa meningkatkan perasaan kenyang dan mencegah makan berlebihan. Minum teh rosemary juga bisa membantu mencegah kelebihan berat badan dan obesitas.

Dukung pertumbuhan rambut

Rosemary juga bisa digunakan untuk mendukung pertumbuhan rambut. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa minyak atau ekstrak rosemary dapat mengurangi kerontokan rambut ketika diaplikasikan pada kulit kepala. 

Teh dan minyak rosemary bisa meningkatkan sirkulasi darah yang bisa meningkatkan pertumbuhan rambut. Ini bisa mencegah kebotakan, ketombe, rambut rontok, uban prematur, dan penipisan.

Atasi peradangan dan nyeri

Dalam pengobatan tradisional, rosemary digunakan sebagai pereda nyeri ringan. Rosemary terutama dalam bentuk minyak bisa membantu meringankan sakit sendi, peradangan, dan reaksi alergi yang menyakitkan. 

Minyak rosemary dapat membantu mengurangi peradangan jaringan yang dapat menyebabkan pembengkakan, rasa sakit dan kekakuan.

Teh rosemary juga berperan dengan meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi peradangan, dan menghilangkan radikal bebas penyebab nyeri dan peradangan.

Tingkatkan sirkulasi

Rosemary adalah sumber yang kaya antioksidan dan senyawa anti-inflamasi yang dianggap membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan sirkulasi darah. 

Minum teh rosemary atau mengoleskan minyak rosemary bisa membantu meningkatkan sirkulasi. Minyak rosemary dapat membantu dengan memperluas pembuluh darah. 

Minyak rosemary secara alami juga dapat mengurangi stres yang disebabkan buruknya sirkulasi pada tubuh.


No comments

Powered by Blogger.