Pembangunan Parit Beton Di Jalan Melati Desa Paluh Manis, Diduga Menyerobot Tanah Warga


SUARA DESA -

Pembangunan parit beton bersumber dari Dana Desa tahun 2020, di Jalan Melati Dusun VII Desa Paluh Manis, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, diduga menyerobot tanah milik warga.

Pasalnya, parit yang dikerjakan pihak desa tersebut diduga melewati 25 cm batas tanah milik warga. Saya selaku pemilik yang memiliki surat tanah merasa keberatan atas pembangunan yang dilakukan oleh pihak desa," ujar Hermansyah (49) kepada Suara Desa, Kamis (09/07/2020).

Team Terasa pemenangan Ondim - Cana menyebutkan, pihaknya akan melanjutkan laporan kepada yang berwajib. Sebab pihak Desa sudah mengukur tanah. Namun sudah melewati tapal batas ukuran 25 cm.
 

Seorang warga, Man bor mengatakan, sebelum pembangunan parit beton berjalan dan yang kini sudah rampung pekerjaannya, pihak desa tidak pernah mengundang warga disini. 

"Jadi kami selaku warga, sangat kecewa terhadap sikap arogansi Kades Sabaruddin dan akan menuntut hak-hak kami hingga permasalahan ini tuntas," katanya.

Hal senada diungkapkan Roni, dia mengaku dirugikan oleh pihak oknum Kades Paluh Manis. Soalnya tanah miliknya di Jalan Melati terimbas sepanjang 10 meter kebelakang.

Menurutnya, hingga kegiatan desa rampung pihak desa tidak pernah mengundangnya. Seolah semena-mena dia. Oleh karena itu pihaknya akan membawa kasus ini ke ranah hukum biar jelas.

Setidaknya pihak desa konfirmasi mungkin warga disini tidak merasa keberatan. Apalagi papan Plank tidak dipacangkan dan tidak melibatkan warga," pungkasnya.

Terkait penyerobotan tanah, Kepala Desa Paluh Manis Sabaruddin saat dikonfirmasi wartawan dikantornya mengatakan, pihaknya tidak ada menggarap atau menyerobot tanah milik warga.

"Dulu, parit itu sudah ada dan dikerjakan oleh bhakti ABRI di Desa. Jadi pihak Bhabinsa yang pertama mengerjakan. Kita hanya melanjutkan saja," ujarnya singkat. (mare) 


No comments

Powered by Blogger.