Proyek Drainase Senilai Rp 2 M Di Langkat Diduga Dikerjakan Asal Jadi


SUARA DESA -

Proyek drainase siap jadi penataan dan peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh Provinsi Sumatera Utara, tepat di sepanjang jalan Kantor Lurah Sei Bilah Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat, diduga pengerjaannya tidak sesuai bestek atau main-main, Sabtu (25/07/2020).

Hal tersebut disampaikan beberapa tokoh masyarakat kepada www.suaradesasumut.com meminta namanya tidak ditulis. Bahwa proyek drainase yang dikerjakan CV Mangara Permata selaku penyedia jasa dinilai asal-asalan.

Padahal biaya yang dianggarkan dari APBD Pemprovsu tahun 2020, dengan nilai kontrak proyek berkisar Rp 2 miliar lebih, dengan panjang 600 meter. Kami masyarakat yang tinggal di Sei Bilah ini sangat kecewa terhadap pihak kontraktor juga Dinas Perkim Pemprovsu.

Pasalnya, proyek ini tidak kunjung selesai. Apalagi proyek ini kan disepanjang jalan Sei Bilah. Jadi sangat membahayakan bagi pengguna jalan maupun anak-anak," lanjutnya.

Lihatlah bang, proyek ini, semuanya pada menganga yang siap menelan korbannya yang berisi air.

Kami warga Sei bilah berharap kepada Dinas Perkim Provinsi Sumatera Utara agar melanjutkan proyek tersebut dengan menggunakan penutup atas," tandasnya.

Terkait proyek yang disebut-sebut main-main ini, saat wartawan mencoba konfirmasi terhadap pekerjanya tidak berada ditempat. Menurut informasi bahwa pihak kontraktor sudah pulang kampung, mungkin tahun 2021 akan dikerjakan lagi. (mare)


No comments

Powered by Blogger.