Siswa UPTD SDN 15 Bandar Rahmat Belajar Daring Di Warung WiFi


SUARA DESA -

Pandemi Covid-19 membuat siswa tidak belajar di sekolah. Mereka tidak hanya belajar dari rumah (BDR). Tetapi juga bisa sambil santai di warung.

Siswa- siswi UPTD SDN 15 Bandar Rahmat kecamatan Tanjung Tiram kabupaten Batu Bara, setiap hari menjalani pembelajaran online. 

Sebab, pembelajaran di sekolah dilaksanakan dalam jaringan (daring). Karena itu, siswa-siswi yang tinggal di Desa Bandar Rahmat itu memilih untuk belajar di warung WiFi dekat rumah mereka, cara tersebut dilakukan demi kelancaran pembelajaran.

“setiap hari kami belajar disini (warung) bersama teman-teman, “ tutur Hafizah Riani Koto siswi kelas IV UPTD SDN 15 didampingi Namira Ayu kelas V siswi UPTD SDN 15 dan Fais kelas IV siswa UPTD SDN 15.

Mereka juga mengatakan, tidak pernah menerima bantuan paket internet dari sekolah, begitu juga dengan masker tidak ada juga.Menurut salah seorang wali murid UPTD SDN 15 Bandar Rahmat mengatakan, kalau bisa di sekolahkan sajalah anak-anak, tetapi gunakan masker dan cuci tangan.

“Karena kalau di rumah pun lihatlah anak-anak pada main saja, di kasih soal sesudah itu dikerjakan, setelah itu main-main lihat lah itu, saya pun mumet,” ujar Anita kepada Suara Desa, Sabtu (25/07/2020).Masih menurut Anita, di larang nanti sedikit main Hp, mengerjakan soal-soal cuma sebentar sajalah.

“Sampai saat ini tidak ada anaknya di belikan paket internet oleh pihak sekolah, untung ada WiFi gratis, “ sebutnya.Dia berharap, tetap sekolah tetapi gunakan masker, cuci tangan gunakan sabun, dan sekolah jangan diliburkan.

“Waktu saya jadi terbagi, macam mana lagi mau berjualan, mana mau masak lagi, dan mengajari anak lagi, mendingi saya jadi guru,” kesal Anita.

Sementara itu, Kepala Desa Bandar Rahmat Submiswan mengatakan, kegiatan mereka belajar dalam pandemi covid-19 tentunya mereka belajar di rumah, dengan pengisian pembelajaran ini tentunya anak-anak belajar ke warung internet untuk membuat pelajaran mereka.

“Kita belum mendapat konfirmasi dari kepala sekolah UPTD SDN 15 Bandar Rahmat, bagaimana tindak lanjut kaitan belajar di rumah,” tanyanya.

Kades berharap, kalau memang ini pandemi covid-19 berkepanjangan, saya berharap Dinas Pendidikan kabupaten Batu Bara kiranya mengawasi anak-anak sekolah agar kira belajar melalui aplikasi internet. 

“Ya memang kalau bisa ada pemberian paket internet, sehingga mereka bisa di awasi,” ungkapnya.

Di tempat terpisah salah seorang tokoh pemuda kabupaten Batu Bara Hendra menyampaikan, dana bantuan operasional sekolah (BOS) bisa dimanfaatkan untuk menunjang pembelajaran daring.

Misalnya, membeli paket data untuk kelancaran pembelajaran. Namun, hal itu tidak dilegalkan (diberikan) kepada siswa. (red)


No comments

Powered by Blogger.