Dinas Perikanan Batu Bara Beserta Pemerintah Kecamatan Tanjung Tiram “Kecewa” TPI Di Jadikan Tempat Penyimpanan Fiber Ikan

SUARA DESA -

Pemerintah kabupaten Batu Bara melalui Dinas Perikanan beserta pemerintah kecamatan Tanjung Tiram kritisi tak berfungsinya Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Tiram milik Pemkab  kabupaten Batu Bara menjadi tempat penyimpanan fiber ikan. Bangunan yang telah dibangun hingga ratusan juta rupiah tersebut, bahkan terkesan mangrak.

“Kami sangat kecewa sebab TPI yang seharusnya menjadi tempat pedagang ikan untuk berjualan, justru tempat penyimpanan fiber ikan, sehingga tidak tertata dengan rapi, “ ungkap Azmi  Kabid Pengendalian Usaha Perikanan dan Penyelenggaraan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) saat melakukan peninjauan bersama camat Tanjung Tiram, Kamis (27/08/2020).

Azmi juga menerangkan, bahwa tahun ini ada pembangunan rehab drainase TPI Tanjung Tiram, pembangunan jalan rabat beton di TPI, pembuatan sumur bor, beserta pembangunan menara tempat Poly Tank airsemuanya sudah selesai di kerjakan.

Sementara itu menurut camat Tanjung Tiram Alfitri Hidayat menyebutkan, kami akan melakukan  penertiban dulu, supaya menghindari kemacetan di jalan.

“Pengusaha kan sudah saya tanya ada enggak persatuan pedagang disini, begitu di tanya sama pengawas TPI sudah tidak ada lagi pak “ ujar camat.

Masih menurut Alfitri Hidayat camat Tanjung Tiram mengatakan, maka itu fiber ikan yang ada di TPI tersebut akan kami susun di pinggir TPI  sehingga tidak mengganggu para pedagang ketika berjualan di lokasi TPI ini.

Amatan Suara Desa di lokasi TPI camat Tanjung Tiram akan segera memasang spanduk himbauan dilarang berjualan di badan jalan, sesuai dengan peraturan daerah Batu Bara Nomor 5 Tahun 2019 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

Sementara menurut salah seorang pengawas TPI Tanjung Tiram Amin menyebutkan, kita sangat bersyukur sekali, dan kita apresiasi kepada Dinas Perikanan kabupaten Batu Bara beserta pemerintah setempat.

“Pedagang sangat bersyukur sekali karena adanya penataan dan penertiban di TPI Tanjung Tiram ini. Jadi mohon kami sebagai pengurus TPI Tanjung Tiram mohon agar kiranya fiber-fiber yang ada di tertibkan, “ ungkapnya.

Terkait fiber yang menumpuk di TPI saat ini sangat mengganggu, kalau seandainyapedagang-pedagang di kumpulkan di TPI mungkin tidak adanya fiber tersebut mungkin cukup.

“oleh karena adanya fiber di lokasi TPI itu membuat pandangan orang sangat nampak sempit, sehingga pedagang sangat tidak bisa untuk berjualan,” sebut Amin. (Erwin)


No comments

Powered by Blogger.