Pemkab Batu Bara Rencanakan Pembangunan Pasar Inpres Tanjung Tiram


SUARA DESA -

Rencana Pemerintah kabupaten (Pemkab) Batu Bara untuk mengembangkan pasar inpres Tanjung Tiram diproyeksikan. Bahkan Pemkab Batu Bara melalui Dinas Koperasi dan UKM, Jum'at (07/08/2020) melakukan pembongkaran Pustu Tanjung Tiram di karenakan Pustu tersebut kena di dalam fisik pasar.
Menurut Kepala Dinas Koperasi Dan UKM kabupaten Batu Bara Ahmadan Choir melalui Sekretaris M. Efendimengatakan, pihaknya hingga kini masih terus berupaya rencana pengembangan pasar Inpres Tanjung Tiram melalui Dana tugas pembantuan tahun 2020. Jadi lahannya ini jadi aset Pemkab Batu Bara.
“Jadi ini merupakan salah satunya menyentuh bentuk pasar Inpres Tanjung Tiram, maka bangunan Pustu Tanjung Tiram tersebut di runtuhkandengan proses yang sudah ada, agar kedepan rencana pengembangan pasar Inpres Tanjung Tiram yang akan dijadikan pasar moderen benar-benar dapat segera terwujud,” ujar sekretaris, kepada Suara Desa di lokasi.
Menurut Sekretaris Koperasi dan UKM kabupaten Batu BaraM.Efendi, penghapusan aset sudah boleh, tinggal kita membuat Berita Acara (BA) hari ini, kemudian yang disebelah itu pun menjadi aset Diskop UKM dan itu nanti akan di berdayakan menjadi pos pelayanan ibu menyusui dan pos kesehatan.
“Luas lokasi rencana pengembangan pasar Inpres Tanjung Tiram yang ada di akte Notaris lebih kurang 3 ribu meter maka pembongkaran Pustu tersebut dilakukan karena akan kena di dalam fisik pasar, insyah allah rencana pembangunan pasar inpres Tanjung Tiram akan selesai tahun ini,” sebutnya.
Di katakanya, pasar Inpres Tanjung Tiram merupakan pasar exsesting yang ada di depan,rencana pembangunan pasar Inpres tersebut persis pajak Pancing Medan. Rencana pembangunan pasar Inpres tersebut los keseluruhan dan tidak ada kios, pasar Inpres Tanjung Tiram 80% pasar basah.
“Rencana pembangunan pasar Inpres ini akan dilengkapi dengan lahan parkir, dan semua akomudasinya di terapkan disini mulai dari Toilet, CCTV, Logo pasar, dan semua kita siapkan, “ terangnya.
Pengembangan pasar Inpres Tanjung Tiram berharap ini bisa terlaksana, sebab niat tulus Pemkab Batu Bara untuk membantu para pedagang yang tidak tertampung di pasar exsesting di sana bisa pindah, sehingga tidak terjadi kemacetan kemudian segala sesuatunya berjalan lancar.
“Walau pun demikian sekarang juga telah melaksanakan pemantauan di pasar terutama tentang protokol kesehatan seperti menggunakan masker yang paling utama, karena masker merupakan pencegahan penyebaran virus covid-19,”ungkapnya.
Diungkapkannya, untuk mewujudkan pasar inpres Tanjung Tiram menjadi pasar moderen diwilayah Ibu Kota Tanjung Tiram, pihaknya telah menyiapakan berbagai konsep dan rencana untuk mengembangkan pasar tersebut, sehingga pasar Inpres Tanjung Tiram akan menjadi ikon kabupaten Batu Bara tentang pajak. (red)

No comments

Powered by Blogger.