Ilyas Sitorus : Yakin Dan Percaya Tut Wuri Handayani Tetap Satu Barisan


Foto : Kadisdik Batu Bara Ilyas Sitorus, (02/10). 

SUARA DESA -

Terkait adanya oknum yang mengatas namakan Mahasiswa mengkritisi dan mengaduhkan / melaporkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) kabupaten Batu Bara ke Aparat penegak hukum di Batu Bara dan mempersalahkan soal Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPRD Batu Bara membuat Kadisdik Batu Bara Ilyas Sitorus SE MPd angkat bicara.

Melalui pesan WhatsAAp, kepada awak media Jum'at (02/10/2020) liyas mengatakan, selama ini kabupaten Batu Bara sudah sangat kondusif, sehingga di harapkan jangan sampai ada yang mengambil keuntungan tentang apa pun juga, apa lagi mencoba membenturkan Tut Wuri Handayani dengan elemen dan komunitas lainnya.

Di katakan Ilyas, dinas pendidikan kabupaten Batu Bara masih dalam pembenahan dan saya bertugas di Batu Bara September 2019 terus Maret 2020 dan kegiatan banyak yang tertunda karena di alihkan untuk membantu percepatan penanganan penyebaran covid-19, jadi semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bahu membahu bersatu mendukung niat baik Bupati Batu Bara Ir. Zahir.M.AP.

Menurut Ilyas, sekolah kita di Batu Bara dan kabupaten / kota pada umumnya sama, dimana akibat pandemik covid-19 ini memaksa anak didik kita Belajar Dari Rumah (BDR) dengan tetap bantuan guru-guru kita.

Di samping itu juga kata Ilyas, memaksa para orang tua murid untuk dapat menjadi guru bagi anaknya di rumah untuk mendampingi di saat belajar.

“Pendampingan orang tua sangat banyak manfaatnya bagi anak, jadi sekali lagi biarkan saya (Ilyas) dulu bekerja untuk membenahi apa yang kurang baik, menyatukan yang berserak dan mengangkat yang terendam dalam pendidikan kita sebagai mana harapan Bupati Batu Bara Ir.Zahir, “ sebutnya.

Dalam setiap pertemuan kepada jajaran dinas Pendidikan (Disdik), Ka UPTD SD,SMP baik negeri maupunswasta, serta TK / PAUD, termasuk guru dan tenaga Tata Usaha tanpa memilah PNS atau bukan semua sama, di bawah Tut Wuri Handayani, “ pesan Ilyas akrab di sapa Ncekli.

Lebih lanjut di katakan Ilyas, kerja saja dengan baik sesuai tupoksi kita, dan bantu anak didik kita dengan baik, perhatikan kawan-kawan kerja kita di sekolah ada guru, ada tenaga kependidikan / TU, serta jaga hubungan baik dengan orang tua siswa kita.

Biarkan orang lain yang menilainya, memang dua atau tiga orang yang selalu menyalahkan kita, “Sembari Ilyas mengatakan, sudah terlalu banyak walupun ada ribuan yang mendukung program kita.

“Dan ingat jumlah kita banyak, saya yakin dan percaya keluarga besar Tut Wuri Handayani insyah Allah tetap satu barisan di bawah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara, “ pintanya.

Kami besar, kami berpendidikan umumnya S1 dan S2 ada di mana-mana, mulai dari pelosok desa hingga di tengah kota kecamatan maupun di tengah ibu kota kabupaten Batu Bara.

Dia berharap, selaku yang dituakan tetap jaga ke kompakan, tetap bekerja dengan hati, sayangi anak didik kita terutama disaatpandemik covid-19 ini, mari kita bantu pembelajaran PJJ dan BDR anak-anak kita.

“Manfaatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dengan sebai-baiknya dan jangan lupa kartu kuota internet gratis bantuan Kemdikbud pastikan operator sekolah kita mendaftarkan kartu perdana tersebut ke Dapodik melalui *444*NIK, “ pesan incekli.

Mantan Biro humas protokol pemprovsu ini juga menyebutkan, soal adanya panggilan untuk RDP oleh DPRD Batu Bara, kebetulan jadwal yang telah ditetapkan saya berhalangan, karena ada tugas luar sehingga saya berharap dapat di jadwal ulang kembali.

“Jadi bukan saya tidak menghargai, itukan kembali andaber-opini, perlu di pahami, Komisi III itu tempat Disdik berdiskusi, oleh karena Komisi III mitra kerjanya salah satunya Disdik yang sekarang saya pimpin, “ ujarnya.

Jadi saya cukup lapor dan izin ke Ketua Komisi III pak Amat Mukthas via telepon, jadi saya bukan lapor ke yang di luar Legislatif kecuali Setdadan Asisten selaku atasan langsung saya lalu juga melaporkan ke pimpinan tertinggi yaitu Bupati Batu Bara terkait kegiatan saya.

“Jadi sekali ingat, dengar dan fahami, bukan saya tidak mau hadir, tetapi ada kegiatan yang bersamaan, “ ungkap Ilyas Kadisdik Batu Bara.

Untuk itu ia berharap, kepada semua pihak agar jangan memperkeruh suasana yang sudah kondusif selama ini, apa lagi mencoba mempengaruhi mitra kerja kami yang ada di legislatif untuk  mengawal dan mendorong proses percepatan masalah hukumnya.

Biarkan aparat penegak hukum bekerja, mereka pasti fahammembedahkan semua itu dan saya yakin Legislatif apa lagi Komisi III akan memanggil atau paling tidak menghubungi saya terkait masalah apa pun yang ada kaitannya dengan pendidikan.

Ilyas juga selalu katakan pada kawan-kawan media kalau menulis informasi itu buatlah berimbang, jangan sepihak dan lakukan konfirmasi barulah di publikasikan, jangan soursendiri.

“Kritik boleh saja, namun berikan juga masukan dan jangan asal tuduh, apa lagi di posting di media sosial, “ tandas Ilyas Kadisdik Batu Bara. (Erwin)

No comments

Powered by Blogger.