Per 22 Oktober, Realisasi Dana Desa Capai Rp 33,2 Triliun


FOTO : Perbaikan irigasi subak di Bali menggunakan dana desa (Foto: Dok Kemendes).
 
SUARA DESA -
 
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar melaporkan penggunaan dana desa mencapai Rp33,2 triliun sampai 20 Oktober 2020 lalu. Adapun total pagu anggaran dana desa dalam APBN TA 2020 sebanyak Rp71,1 triliun.
 
"Dana Desa dari APBN TA 2020 yang sudah digunakan per 20 Oktober mencapai Rp33,2 triliun dari total pagu Rp71,1 triliun," ujar pria yang akrab disapa Gus Menteri dalam lonferensi pers, "Transformasi Rp12 Triliun Keuangan Mikro Desa", Rabu (21/10).
 
Gus Menteri merinci, penggunaan dana desa terbesar ialah untuk pembiayaan program BLT Dana Desa sebesar Rp17,4 triliun atau tepatnya Rp17.483.526.900.000. Lalu, penggunaan program Padat Karya Tunai Desa (PDKT) dengan anggaran Rp8,5 triliun atau tepatnya Rp8.502.459.230.353.
 
Kemudian, untuk pembiayan infrastruktur lainnya sebanyak Rp4,0 triliun atau tepatnya Rp4.090.584.028.145. Terakhir guna pembiayaan program Desa Tanggap Covid-19 dengan pagu Rp3.170.295.090.907.
 
"Jadi, total pagu dana desa APBN TA 2020 ada Rp37,9 triliun atau Rp37.943.134.750.595," katanya.
 
Nantinya, sambung Gus Menteri, sisa pagi anggaran dana desa tahun ini akan digunakan untuk pembiayaan program BLT Dana Desa sampai Desember mendatang sebanyak Rp10,9 triliun. Juga program PKTD hingga Desember mendatang sebesar Rp26,9 triliun.
 
"PKTD ini nantinya juga menyasar perbaikan desa-desa wisata. Namun, dengan catatan harus diterapkannya protokol kesehatan dalam pelaksanaan PKTD," tutupnya.
 
 
Editor : Diko
 

No comments

Powered by Blogger.