Unit Reskrim Polsek Pangkalan Berandan Ringkus Pengedar Sabu


FOTO : Karman diringkus petugas Polsek Pangkalan Berandan (07/11).


SUARA DESA - 
 
Sat Reskrim Polsek Pangkalan Berandan berhasil mengungkap kasus Tindak Pidana narkotika jenis shabu-shabu di Wilayah Hukum Polsek Pangkalan Berandan, Sabtu (07/11/2020) Pukul 15.00 WIB.

Pelaku bernama Karman (26) Warga Pajak Kopi Bukit I, Desa Securai Utara Pangkalan Berandan. Diamankan dari sebuah warung milik Joko di Pajak Kopi Desa Securai Utara," ujar Kanit Reskrim Iptu Dedi Yansyah P Ginting kepada wartawan.

Dari kantong celana sebelah kanan pelaku, team Operasional menemukan 7 paket plastik klip bening les merah, diduga berisi shabu. Dan 2 paket plastik klip bening les merah ukuran besar, didalamnya berisi plastik klip bening ukuran kecil diduga sabu berat bruto seluruhnya 2,05 gram.

Kemudian, 1 buah sekop alat shabu terbuat dari pipet, 1 buah dompet warna pink bermotif bunga, 1 plastik klip bening les merah ukuran besar kosong dan 1 plastik klip bening les merah ukuran kecil kosong," sebutnya Iptu Dedi.
 

FOTO : Barang bukti sabu (07/11).
 
Sebelumnya, Kapolsek Pangkalan Berandan AKP P. S. Simbolon, SH mendapat informasi yang akurat dari masyarakat. Masyarakat tersebut menyebutkan bahwa seorang lelaki sering melakukan transaksi sabu di Pajak Kopi Bukit I Desa Securai Utara.

Menanggapi info tersebut, Kapolsek Pangkalan Berandan AKP PS Simbolon, SH memerintahkan Kanit Reskrim melakukan penyelidikan ke TKP. Setiba dilokasi team melihat seorang laki-laki di sebuah warung sesuai dengan ciri-ciri dimaksud langsung diamankan tidak berkutik," tutur Kanit Reskrim.

Sewaktu digeledah team menemukan barang bukti dari saku celananya. Dan saat itu pelaku mengakui bahwa dia memperoleh dari seseorang berinisial MT tinggal di Paya Galoh Desa Securai Utara. Namun sewaktu menggiring pelaku ke tempat MT tidak berada di tempat.

Selanjutnya team Operasional membawa pelaku ke Mako Polsek Pangkalan Berandan berikut BB guna di proses sesuai hukum yang berlaku," tandasnya.

Reporter : Mare
Editor : Diko

No comments

Powered by Blogger.