Pokmas Lingkungan Enam Kelurahan Labuhan Ruku Terima RAB Kosong?

FOTO : Menara serta sumur bor di Musholah Al-Mutawassitoh di Lingkungan Enam Tanjung Putus.

SUARA DESA -


Pemerintah mengelontorkan dana yang di kemas dalam bentuk Kelompok Masyarakat (Pokmas) dan dilaksanakan tanpa ada ketransparanan terhadap Pokmas sehingga menyebabkan timbulnya pertanyaan dari warga sekitar terutama terhadap Pokmas itu sendiri.
 
Seperti pembangunan menara serta sumur bor di Musholah Al-Mutawassitoh di Lingkungan Enam Tanjung Putus, Kelurahan Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara.
 
Sayangnya program tersebut diduga disalah gunakan dengan tidak merealisasikan Rancangan Anggaran Belanja (RAB) sebenarnya kepada Pokmas dengan memberikan RAB kosong.
 
Hal ini diakui M Hamdani warga Lingkungan Enam Tanjung Putus, Kelurahan Labuhan Ruku, sebagai anggota Pokmas yang di SK kan oleh Lurah Labuhan Ruku SA, tertanggal 06 April 2020 dengan Nomor : 400 / 60 / LR / IV / 2020, Tentang Pembentukan Kelompok Masyarakat (Pokmas) untuk pekerjaan kegiatan pembangunan sarana dan prasarana Kelurahan Labuhan Ruku tahun 2020.
 
Lanjut Dani menjelaskan, dari semua kegiatan mulai dari mencari tukang pembuat boring dan tukang yang mengerjakan menara hingga belanja material bangunan itu sendiri diduga semuanya Lurah yang melakukannya. Sedangkan saya selaku anggota Pokmas itu sendiri tidak tahu sama sekali.
 
FOTO : Rancangan Anggaran Belanja (RAB).

"Yang menjadi pertanyaan besar lagi, Lurah hanya memberikan RAB kosong kepada anggota Pokmas", ungkap Dani, kepada Suara Desa, Jum’at (25/12/2020).

 
Dani meminta Inspektorat Kabupaten Batu Bara melakukan audit insvestigatif terkait pekerjaan menara dan boring air bersih Lingkungan Enam Tanjung Putus, Kelurahan Labuhan Ruku, senilai Rp 195.825.040, yang bersumber dari Dana Alokasi Kelurahan Tahun 2020.
 
Selanjutnya pengakuan Sekretaris Pokmas Lingkungan Enam, Zahran Fahimi yang juga Kepala Lingkungan (Kepling), dia ada melihat RAB itu sebentar saja lalu saya serahkan kepada pak Rizali, saat mau menyerahkan RAB tersebut saya lihat memang tidak tertera harga satuannya di RAB tersebut.
 
Di katakan Zahran yang akrab di sapa Wak Alang, kami bertiga terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara menerima keuntungan dari pekerjaan sumur bor tersebut sebesar Rp 500.000, yang kami terima dari Ibu Adek selaku bendahara Pokmas Kelurahan Labuhan Ruku.
 
Sementara itu Lurah Labuhan Ruku SA, saat  dihubungi melalui WhatsApp tidak menjawab.
 
Reporter : Erwin
Editor : Diko
 

No comments

Powered by Blogger.