Pemkab Batubara Akan Bongkar Bangunan Diatas Drainase

FOTO : Camat Talawi, Satpol PP, rekanan kontraktor sedang meninjau lokasi bangunan (01/12).
 
SUARA DESA -
 
Sebagai upaya antisipasi perkembangan kota agar tidak semrawut dan menyalahi aturan. Apa lagi berkaca dari kota-kota besar lain yang lebih dahulu berkembang. Permasalahan yang sering di jumpai adalah maraknya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menggunakan badan jalan dan mendirikan bangunan di atas parit / drainase.
 
Tim terpadu Pemkab Batu Bara yang terdiri dari Sekretaris Daerah kabupaten Batu Bara, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas PUPR, Kepala BPKAD, Kepala Satpol PP, Camat Talawi dan Camat Tanjung Tiram, menggelar Rapat Koordinasi persiapan pembongkaran bangunan yang berdiri di atas drainase, Rabu (02/12/2020) Pukul 15.00 Wib sampai selesai di Aula Kantor Bupati Batu Bara.

 
Rapat Koordinasi ini sehubungan dengan rencana pembongkaran Gapura depan Al -WasliyahTanjung Tiram dan bangunan yang didirikan di atas badan jalan yang menutupi parit di Jalan Simpang Empat menuju Jalan Perintis Kemerdekaan, maka perlu di lakukan pembahasan rencana Pembongkaran Gapura depan Al-Wasliyah Tanjung Tiram dan bangunan yang didirikan di atas Badan Jalan yang menutupi parit di Jalan Simpang Empat menuju Jalan Perintis Kemerdekaan.

 
Sesuai dengan Rapat Koordinasi Tanggal 2 Desember 2020 tentang rencana Pembongkaran Gapura depan Al – Wasliyah Tanjung Tiram dan Bangunan yang di dirikan di atas Badan Jalan yang menutupi parit di Jalan Simpang Empat menuju Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan Merdeka.

 
Berkaitan dengan hal tersebut di atas maka di minta bagi yang memiliki dan menempati bangunan di atas parit dan badan jalan agar segera membongkar sendiri bangunan tersebut, apa bila terhitung 2 (dua) hari dari surat pemberitahuan ini tidak mengosongkan atau membongkar sendiri bangunan di atas parit dan badan jalan, maka tanggal 5 Desember 2020 Pukul 09.00 Wib akan ada penertiban dan pembongkaran dari pihak Pemerintah kabupaten Batu Bara dan tanpa ada ganti rugi.

 
Camat TalawiMuliadi.SE kepada Suara Desa, Selasa (01/12/2020) mengatakan, kita pemerintah mau menata ulang, bahwa Simpang Empat khususnya kecamatan Talawi dan Tanjung Tiram ini supaya di tata ulang untuk kelancaran lalu lintas, oleh karena ke semrawutan di Simpang Empat ini.
 
 
“Pemerintah kabupaten Batu Bara akan melakukan penertiban dengan melakukan pembongkaran, melihat bangunan galeri dulu sudah alih fungsi sehingga tidak cocok lagi dalam situasi sekarang ini, “ ujarnya.
 
Reporter : Erwin
Editor : Diko

No comments

Powered by Blogger.