Sedang Meliput Berita, Wartawan Ditendang Hingga Opname

FOTO : Ramlan Az dalam kondisi lemah dan tangan diinfus ditemani istrinya Rosnita di Puskesmas Besitang.

SUARA DESA -

Kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi, kali ini menimpa Ramlan.Az (59) seorang wartawan online Harian9.com yang bertugas di daerah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Ramlan Az ditendang dibagian rusuk kiri oleh seseorang berinisial As mantan Kepala Lingkungan saat meliput pemilihan Kepala Lingkungan IV, Kelurahan Kampung Lama, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Senin (21/12/20) siang sekitar pukul 10.30 wib, di aula Kantor Lurah Kampung Lama.

Akibat kejadian ini, Ramlan Az mengalami sakit dibagian rusuk sebelah kiri hingga harus dirawat dan opname  di Puskesmas Besitang, kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsek Besitang.

Ramlan Az didampingi istrinya Rosnita saat ditemui Suaradesasumut.com, Selasa (22/12/20) sore, di ruang rawat inap Puskesmas Besitang mengatakan. 
 
Pristiwa ini terjadi usai acara terpilihnya Syahril sebagai Kepala Lingkungan IV, Kelurahan Kampung Lama, dimana sekelompok warga berjumlah belasan orang mendatangi Kantor Lurah Kampung Lama.

Kedatangan warga dipicu rasa tidak puas atas terpilihnya Syahril sebagai Kepala Lingkungan, hingga terjadi adu argumen dengan Lurah Kampung Lama Jamaluddin Hasibuan.S.Pd.

Lalu salah seorang warga bernama Jalaluddin.Nst berkata, "Sejak tadi hanya pihak Syahril yang datang termasuk Ramlan", ucapnya dengan nada agak tinggi.

"Sudah saya jelaskan, jika kehadiran saya sebagai wartawan guna meliput berita kegiatan ini, karena ini kampung saya", ucap Ramlan sambil menjelaskan jika dirinya berdomisili di Kampung Lama Besitang.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, namun Jalaluddin tidak terima dan menjawab," Ngadak wartawan-wartawan disini", ucapnya sambil memukul meja hingga gelas kopi yang ada tumpah, saat itu secara tiba-tiba saya langsung ditunjang oleh As, ucap Ramlan. Az sambil menunjuk rusuknya yang sakit.

Lurah Kampung Lama Jamaluddin Hasibuan.S.Pd saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya juga tidak mengetahui persis penyebab kejadian hingga Ramlan.Az di aniaya (ditunjang).

"Saya tidak melihat langsung kejadian penunjangan ini, namun benar Pak Ramlan di rawat di Puskesmas akibat dianiaya, dan masalah ini sudah ditangani Polsek Besitang", ucap Pak Lurah sembari mengatakan jika dirinya belakangan mengetahui jika pelaku penganiayaan (sipenunjang) bernama Asleman yang tak lain merupakan warga Kampung Lama.

Sementara itu, guna mengkonfirmasi sejauh mana tindakan hukum yang  sudah diambil, Kapolsek Besitang AKP A Harahap dan Kanit Reskrim Ipda Fery Sirait, saat di konfirmasi di Polsek Besitang tidak berada di tempat, bahkan saat dihubungi via seluler dan pesan SMS serta via WhatsApp juga tidak menjawab.

"Keterangan dokter tadi, suamiku (Ramlan Az) akan dibawa ke RS Pertamina untuk di ronsen, Kita berharap hukum dapat berlaku adil, pelaku harus dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum, kita minta Polsek Besitang segera menangkap pelaku", ucap Rosnita dengan nada sedih. 
 
Reporter : Kurnia02
Editor : Diko

No comments

Powered by Blogger.