Tim Gabungan Pemkab Batu Bara Bongkar Galeri Dan Kios Berdiri Di Tanah Pemda Batu Bara

FOTO : Excavator milik PUPR Batu Bara melakukan eksekusi bangunan galeri dan kios (07/12).
 
SUARA DESA -

Tim gabungan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Batu Bara terus melanjutkan penataan wajah kota Tanjung Tiram. Tim gabungan menumbangkan bangunan yang di bangun di atas parit / drainasedengan menggunakan satu unit excavatormiliknya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang kembali di turunkan,  Senin 07/12/2020.
 
Selain penegakan peraturan, pembongkaran yang dilakukan dalam rangka menjadikan wajah kota Tanjung Tiram kebupaten Batu Bara menjadi lebih baik lagi kedepannya.
 
Amatan Suara Desa di lokasi, Prosespembongkaran yang di kawal TNI, Polri dan Satpol PP tetap berlangsung dengan cepat,  sehingga bangunan yang berada di atas parit sebentar saja berhasil di tumbangkan sampai rata dengan dengan tanah. Setelah itu excavator tersebut melakukan pembersihan seluruh material bekas bongkaran diangkut menggunakan damp truk.
 
Camat TalawiMuliadi. SE kepada Suara Desa di lokasi mengatakan, menindak lanjuti tanggal 5 Desember 2020 eksekusi, karena pertimbangan-pertimbangan dan kemanusiaan juga yang menempati galeri itu bermohon sekali, dia meminta hari Senin, di sebabkan dia ingin mengangkut aset – asetnya yang berdagang toko pakaian.
 
“Oleh karena kemanusiaan kami setuju, bahwa hari ini Senin di lanjutkan dari rencana tanggal 5 Desember kemarin gapura depan Al Wasliyahsudah kita selesaikan, jadi hari ini tinggal galeri beserta bangunan yang kecil-kecil di sampingnya untuk penataan dan pembangunan drainase di tempat itu, “ ujarnya.
 
Di samping galeri itu ada antara parit dan tanah Al Wasliyah itu ada bangunan kamar mandi dan perpustakaan Al Wasliyah.
 
“Rencananya kalau memang Al Wasliyah setuju demi kelancaran dan penataan tata ruang kita ini hari kita bongkar juga, tetapi kita sudah berkonsolidasi kepada Yayasan Al Wasliyah ada kesepakatan dan lihat mereka masih bermusyawarah dengan pengurus-pengurus Al Wasliyahuntuk melebarkan jalan supaya tidak sempit lagi dari kemacetan, “ terang Muliadi.
 
Lanjut Camat Muliadi, setelah ini nanti parit sudah jadi, kita himbau masyarakat tidak boleh mendirikan bangunan liar di atas parit tersebut, karena ini sudah melanggar aturan juga.
 
“Jadi kita himbau kalau pun ada tempat bisa untuk berjualan itu pun kita arahkan supaya tidak mengganggu sehingga ekonomi masyarakat pun berjalan, “ ujarnya.
 
Sementara itu Kasad Pol PP kabupaten Batu Bara Rahman Hadi menyebutkan, personil Pol PP yang di turunkan untuk melakukan pengamanan pembongkaran Galeri di Simpang Empat Jalan Perintis Kemerdekaan kecamatan Talawi sebanyak 15 personil, dan personil yang di turunkan siap semuanya.
 
“Dari pelaksanaan eksekusi Galeri berjalan aman dan tidak ada hambatan sama sekali, semua masyarakat mendukung eksekusi ini karena akan di lakukan pembangunan jalan yang lebar dan pemasangan lampu taman untuk kepentingan masyarakat Batu Bara, “ ungkap Kasad Pol PP Rahman Hadi.
 
Lebih lanjut di katakannya, bahwa dalam pelaksanaan eksekusi ini tidak ada yang namanya  ganti rugi, oleh karena yang di tempatkan mereka tersebut tanah miliknya Pemda Batu Bara sedangkan bangunan yang di bangun mereka itu tanpa izin.
 
Reporter : Erwin
Editor : Diko

No comments

Powered by Blogger.