Manfaat Maca Root, Bisa Tingkatkan Kesuburan

FOTO : Maca Root.

SUARA DESA -
 
Maca root atau akar maca merupakan tanaman asal Peru yang tumbuh di pegunungan Andes. Maca termasuk sayuran silangan yang masih berkerabat dengan brokoli, kubis, dan kale. 
 
Tanaman maca, yang secara ilmiah dikenal sebagai Lepidium meyenii, kadang disebut sebagai ginseng Peru. Bagian akar maca dimanfaatkan sebagai suplemen atau tambahan makanan dengan beragam khasiat. 
 
Akar maca atau maca root umumnya dikeringkan dan dikonsumsi dalam bentuk bubuk, tetapi juga tersedia dalam kapsul dan ekstrak cair. Maca adalah bahan umum dalam masakan Peru. 
 
Bubuk akar maca tinggi karbohidrat dan kaya akan sejumlah nutrisi, termasuk vitamin C, tembaga, dan zat besi. Kandungan ini memberi manfaat baik bagi maca root.
 
Berikut manfaat maca root untuk kesehatan yang dirangkum dari berbagai sumber, Senin (18/1/2021).
 
Meningkatkan libido
 
Manfaat maca root yang paling terkenal adalah potensinya untuk meningkatkan libido. Dilansir dari Medical News Today, sebuah studi dari tahun 2002 menemukan bahwa pria yang mengonsumsi 1,5 atau 3 gram (g) maca per hari mengalami peningkatan libido.
 
Dilansir dari Healthline, tinjauan dari 2010 yang mencakup empat studi klinis acak dengan total 131 peserta menemukan bukti bahwa maca meningkatkan hasrat seksual setelah setidaknya enam minggu.
 
Meningkatkan kesuburan pria
 
Menurut Healthline, ada beberapa bukti bahwa akar maca meningkatkan kesuburan pria. Temuan dari lima penelitian kecil, menunjukkan bahwa maca meningkatkan kualitas air mani pada pria yang tidak subur dan sehat.
 
Salah satu studi yang ditinjau mencakup sembilan pria sehat. Setelah mengonsumsi maca selama empat bulan, peneliti mendeteksi adanya peningkatan volume, jumlah, dan motilitas sperma.
 
Bantu atasi gejala menopause
 
Penurunan alami estrogen yang terjadi selama menopause dapat menyebabkan berbagai gejala yang tidak menyenangkan. Ini termasuk hot flashes, kekeringan vagina, perubahan suasana hati, masalah tidur dan mudah tersinggung.
 
Satu ulasan dari empat penelitian pada wanita menopause menemukan bahwa maca membantu meringankan gejala menopause, termasuk hot flashes dan gangguan tidur.
 
Bantu tingkatkan suasana hati
 
Maca mengandung flavonoid, yang dipercaya dapat meningkatkan mood dan mengurangi kecemasan. Sebuah penelitian pada 14 wanita pascamenopause menemukan bahwa maca dapat mengurangi perasaan cemas dan depresi. 
 
Juga, sebuah studi tahun 2015 menemukan bahwa maca dapat mengurangi gejala depresi pada wanita pascamenopause di Tiongkok.
 
Tingkatkan energi
 
Bubuk akar maca adalah suplemen populer di kalangan binaragawan dan atlet. Maca root diklaim membantu membangun otot, meningkatkan kekuatan, meningkatkan energi, dan meningkatkan kinerja olahraga.
 
Lindungi kulit dari sinar matahari
 
Ada beberapa bukti bahwa mengoleskan ekstrak maca, suatu bentuk tanaman yang terkonsentrasi, ke kulit dapat membantu melindunginya dari radiasi UV. 
 
Satu studi menemukan bahwa ekstrak maca yang dioleskan pada kulit lima tikus selama periode tiga minggu mencegah kerusakan kulit akibat paparan sinar UV.
 
Efek perlindungan dikaitkan dengan antioksidan polifenol dan glukosinolat yang ditemukan di maca. Sinar ultraviolet (UV) dari matahari dapat membakar dan merusak kulit. Seiring waktu, radiasi UV dapat menyebabkan keriput dan meningkatkan risiko kanker kulit.
 
Tingkatkan memori dan pembelajaran
 
Maca dapat meningkatkan fungsi otak. Maca root secara tradisional telah digunakan oleh penduduk asli di Peru untuk meningkatkan kinerja anak-anak di sekolah. 
 
Dalam penelitian pada hewan, maca telah meningkatkan pembelajaran dan daya ingat pada hewan pengerat yang memiliki gangguan memori.
 
Sebuah tinjauan literatur tahun 2014 menunjukkan bahwa maca mungkin memiliki manfaat untuk pembelajaran dan kinerja memori. 
 
Peneliti menyarankan bahwa ini dapat membantu dalam mengobati kondisi yang memengaruhi proses ini, seperti penyakit Alzheimer.
 
Bantu kurangi ukuran prostat
 
Pembesaran kelenjar prostat, juga dikenal sebagai benign prostatic hyperplasia (BPH), sering terjadi pada pria yang menua. Prostat yang lebih besar dapat menyebabkan berbagai masalah saat buang air kecil, karena mengelilingi tabung tempat urin dikeluarkan dari tubuh.
 
Menariknya, beberapa penelitian pada hewan pengerat menunjukkan bahwa maca merah mengurangi ukuran prostat. Efek maca merah pada prostat terkait dengan tingginya jumlah glukosinolat. Zat ini juga dikaitkan dengan penurunan risiko kanker prostat.
 
Lawan radikal bebas
 
Akar maca juga meningkatkan jumlah antioksidan alami dalam tubuh, seperti glutathione dan superoxide dismutase. 
 
Antioksidan membantu melawan radikal bebas, yang dapat merusak sel-sel tubuh. Antioksidan dapat berperan melawan beberapa kondisi kesehatan, termasuk penyakit jantung dan kanker.
 
Cegah anemia
 
Maca juga merupakan sumber zat besi, kalium, vitamin C dan kalsium. Ia juga mengandung sedikit seng, tembaga, dan mangan. Menurut Medline Plus, secara tradisional, akar maca dikatakan dapat meredakan gejala anemia dan sindrom kelelahan kronis. 
 
Zat besi membantu mencegah anemia defisiensi besi. Sementara vitamin C membantu penyerapan zat besi lebih efektif.

Efek samping maca root

Dilansir dari Livestrong, konsumsi bubuk tambahan tampaknya tidak memiliki banyak efek samping yang serius. Namun, orang dengan kondisi tertentu rus berhati-hati tentang efek samping bubuk maca.
 
Wanita yang memiliki kondisi sensitif hormon juga harus menjauhi maca root. Orang yang pernah menderita kanker payudara, kanker rahim, endometriosis, fibroid rahim atau kanker ovarium, harus mendiskusikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsi maca. 
 
Maca mungkin memiliki kualitas estrogenik yang dapat memperburuk kondisi ini. Kualitas inilah mengapa maca digunakan selama berabad-abad di Andes sebagai metode untuk mengatur keseimbangan hormon wanita dan gejala menopause
 
Editor : Diko
 
 
 
 
 

No comments

Powered by Blogger.