Penghinaan Terhadap Oknum Wartawan, Kapolsek Kualuh Hulu Akan Panggil Saksi

Foto : Lilik Alias Debol penghina oknum wartawan

SUARA DESA - 


Mulutmu adalah Harimaumu, pepatah itu pantas disematkan kepada Lilik Als Debol. Karena ucapan yang menghina dan menuding pelapor (Muhammad Jono Sitorus) didepan umum,  Debol akhirnya menuai apa yang ucapkannya, 

Dengan Laporan nomor polisi : LP/130/RES 1.06/III/2020/SU/RES.LBH/SEK KL.HULU. pada, Kamis ( 25/03/2021) ini akan menggiring Debol ke Hotel Prodeo.

Apa lagi Laporan Muhammad Jono Sitorus, Kamis (25/03/2021) itu langsung direspon dengan cepat oleh Kapolsek Kualuh Hulu, AKP Sahrial Sarait, SH.MH, melalui Kanit Reskrim IPDA Eko Sanjaya, S.H, dan mengatakan akan memanggil saksi-saksi, yang tertuang dalam laporan korban.

"Setelah saksi-saksi kita panggil, baru nanti terduga terlapor kita panggil," kata Kanit Reskrim Eko Sanjaya, SH dari telpon genggamnya, sembari mengatakan, atas ucapan penghinaan didepan umum, Terlapor akan dijerat dengan pasal 310 KUHPidana.

Menurut pelapor (MJ. Sitorus) tudingan dan penghinaan yang ditujukan Debol kepada dirinya, saat pulang menuju rumah kediamannya dari Kota Aekkanopan sekira pukul 00.10.Wib Kamis malam 25/03/2021 lalu, pada saat itu masih hujan gerimis.

Karena hujan gerimis pelapor singgah di salah satu warung simpang tiga Tapian Nauli Desa Pulodogom, memesan Indomie rebus kepada pemilik warung marga Siahaan.

Tanpa diduga Lilik Als Debol langsung menghampiri pelapor dengan sepontan mengacung jari dan menujuk kearah pelapor, mengucapkan kata kata kotor," Apa kau kon... kibus kau, kau laporkan Judi kopiok ini kon..., ayok kita maen kon... (menunjukkan gestur tubuh untuk mengajak berduel) ." ucap korban mengulangi kata kata terlapor (Lilik als Debol).

Menurut Pelapor ( MJ Sitorus) Debol diduga ada niat tidak baik terhadap dirinya, karena 4 tahun silam Debol dan korban pernah berselisih paham dengan kasus yang sama melontarkan kata kata yang tidak menyenangkan.

"Pada tahun 2016 yang silam dia juga sudah pernah saya laporkan atas kasus penghinaan, dia merasa tidak senang dengan saya, karena atas laporan saya yang lalu" kata M Sitorus.

Pada saat itu, dia lepas dari jeratan hukum,  karena saat dipanggil pihak kepolisian, Debol duluan kabur dan menghilang, sehingga kasus tersebut mengambang hilang ditelan bumi, "kata MJ. Sitorus.

Untuk itu, Pelapor (MJ Sitorus) meminta pihak penegak hukum dapat memperoses kasus ini,agar kedepan pihak pelaku tidak semena mena melakukan tindakan yang sama.
 
Reporter : SS/OT
Editor : Diko







No comments

Powered by Blogger.