Distributor Diingatkan Untuk Tidak Menimbun Barang Jelang Ramadhan

Foto : Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Sumatera Utara  
 
SUARA DESA -
 
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Sumatera Utara (Sumut) mencatat, stok untuk kebutuhan pokok di Sumut masih aman hingga 3 bulan kedepan.  Karena itu, lonjakan sejumlah harga kebutuhan pokok masih dalam kenaikan yang ditoleransi. 
 
"Kita menghimbau dan mengajak semua distributor terkait ketersedian pangan, untuk tidak menimbun stok barang selama menjelang dan hari H bulan Ramadhan 1442H/2021," sebut Kepala Dinas Perindag Sumut Riadil Akhir Lubis didampingi Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Disperindag Sumut, Barita Sihite pada wartawan, Jumat (9/4/2021).
 
Demikian juga masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir dengan ikut menimbun stok pangan di rumah selama Ramadhan karena ketersediaan semua bahan pangan di pasaran tetap dijamin pemerintah daerah.
 
"Saya himbau kepada masyarakat maupun distributor jangan menyetok bahan pangan selama ramadhan karena stok sudah kita pastikan aman. Khususnya untuk oknum yang berani lakukan stok barang akan ditindak tegas oleh Dirkrimsus Polda Sumatera Utara dan dijatuhkan Pidana," katanya.
 
Sebelumnya, A Simamora salah satu pedagang telur ayam di Pasar Tradisional Sei Sikambing mengatakan sudah dua hari ini harga telur ayam naik. 
 
"Naik Rp50 biasanya Rp1300 sekarang sudah Rp1350 sampai Rp1500. Kemungkinan akan kembali naik lagi karena kalau mau puasa banyak permintaan banyak masyarakat yang membuat kue," katanya.
 
Selain harga telur ayam, harga bawang putih terpantau naik Rp4.000 jadi Rp 26.000 per kg dari sebelumnya Rp 22.000 per kg. Sedangkan ayam potong di harga Rp 33.000 per kg yang sebelumnya Rp 28.000 per kg. Cabai merah masih terpantau mahal Rp 40.000 per kg harga. Bawang merah Rp 30.000 per kg sebelumnya Rp 26.000 hingga Rp 28.000 per kg. (*)
 
Editor : Diko

No comments

Powered by Blogger.