MAD Pembentukan BKAD Kecamatan Tanjung Tiram Kedua Kalinya Gagal

Terlihat seusai rapat para kades dan peserta MAD duduk bersama dengan kasi PMD kecamatan dan TA PED. (photo/erwin)

 


SUARA DESA -

Musyawarah Antar Desa (MAD) yang di gelar di aula kantor camat Tanjung Tiram, Kamis (07/04/2021), membahas pembentukan Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) kecamatan Tanjung Tiram.
 
Acara di hadiri Camat Tanjung Tiram Alfitri Hidayat di wakili Kasi PMD Yusrizal, Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) kabupaten Batu Bara TohoSimatupang, Tenaga Pemberdayaan Ekonomi Desa (TA PED) Sitorus, serta delapan Kepala Desa (Kades) se-kecamatan Tanjung Tiram untuk ke dua kalinya gagal.
 
Gagalnya musyawarah yang kedua kalinya, pertama di laksanakan pada tanggal 24 Maret 2021, yang mengikuti MAD ini ada delapan desa. BKAD induknya adalah Undang-Undang Desa dan Kerjasama Antar Desa ini induknya, baru turunannya ada di Permendagri. Hal ini dikatakan Tenaga Pemberdayaan Ekonomi Desa (TA PED) Sitorus.
 
Camat Tanjung Tiram di wakili Kasi PMD Yusrizal menjelaskan, kemungkinan yang tertunda ini dalam seminggu akan melaksanakan Musyawarah Antar Desa, keputusan yang diharapkan bisa terbentuknya BKAD sehingga bisa apa yang diharapkan di Pemerintahan dapat berjalan dengan terbentuknya BKAD.
 
“Terbentuknya BKAD tentunya untuk meningkatkan perekonomian Bumdesma.Kedepannya pengurusan Bumdesma bisa tertib, dan selaras sejalan dengan ide Kepala Desa (Kades), “ ujar Yus.
 
Ia berharap dengan terbentuknya BKAD tentunya perekonomian masyarakat desa berjalan dengan baik.
 
Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) kabupaten Batu Bara Toho Simatupang menyebutkan, dua Minggu yang lalu sudah melaksanakan musyawarah pertama, Cuma disini masih sedikit para Kades yang hadirsehingga terkendala, dan untuk kedua kalinya para Kades hadir Cuma itu tadi mereka kurang memahami.
 
“Jadi peran Kades di pengawasan ini sangat penting di Bumdesmnanti sehingga mereka beranggapan setelah ada BKAD itu, apa peran Kades sebagai penasehat dan membawah untuk memajukan Bumdesma, “ ucapnya.
 
Lanjut Toho, kegagalan MAD yang kedua kalinya yang saya lihat dari pertama itu kan mereka menyatakan ketika BKAD di bentuk otomatis Bumdesmaterbentuk, modal untuk menyertai ini tidak ada, Cuma ini dasarnya yang MAD kita bentuk supaya nanti arahan dan PP 11 Tahun 2021 UPK Eks PNPM maksimal dua tahun transpormasi menjadi Lembaga Keuangan Desa (LKD) Bumdesma.
 
“Jadi pondasi ini yang harus kita bentuk dulu yaitu Dewan Penasehat dan BKAD kecamatan Tanjung Tiram dengan BKAD kecamatan Nibung Hangus dan di sini mereka musyawarah kembali untuk membentuk Bumdesmadi dua kecamatan, “ terang Toho.
 
Ditegaskannya, kedepan khususnya musyawarah ketika kalinya harus terbentuk BKAD, bagaimana nanti mau di cantolkanistilanyaUPK Eks PNPM sesuai dengan PP ini kalau tidak ada BKAD di kecamatan Tanjung Tiram ini.
 
Reporter : Erwin
Editor : Diko
 

No comments

Powered by Blogger.