21 Nakes di Deli Serdang Sumut Positif Covid-19, Pernah Vaksinasi 2 Tahap

Foto : UPT Puskesmas Rawat Inap Batang Kuis

SUARA DESA -

Sebanyak 21 tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), terkonfirmasi positif Covid-19. Sebelumnya, para nakes tersebut sudah menjalani vaksinasi 2 tahap pada Januari 2021. 
 
Kepala UPT Puskesmas Rawat Inap Batang Kuis, Jalan Pancasila, Kecamatan Batang Kuis, Deli Serdang, dr Aguswan mengatakan, vaksinasi diwajibkan kepada semua nakes yang ada di Puskesmas tersebut.
 
"21 tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19 bergejala ringan dan tanpa gejala. Paling berat batuk flu dan hilang penciuman," katanya di depan Kantor Dinas Kesehatan Deli Serdang, Rabu (19/5/2021).
 
Para nakes yang positif Covid-19 tersebut untuk semantara menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Bagi yang tidak bergejala, bisa langsung dilakukan swab setelah 10 hari. Dari jumlah nakes yang positif Covid-19, sebanyak 7 orang mengalami batuk flu, 3 sampai 4 orang tidak bergejala.
 
"Ada yang diare," ujarnya.
 
Sebelumnya, hasil tes swab Polymerase Chain Response (PCR) terhadap keluarga dari 21 tenaga kesehatan di UPT Puskesmas Rawat Inap Batang Kuis, 1 anak bidan positif Covid-19. Sedangkan yang lainnya masih menunggu keluarnya hasil tes swab.

Diterangkan Aguswan, pihaknya telah melakukan tes swab massal terhadap 76 nakes di Puskesmas Rawat Inap Batang Kuis. Kemudian diketahui hasilnya 21 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Kami lakukan tracing. Hasilnya, untuk dokter gigi, suami dan 3 anaknya, negatif. Ada seorang bidan, suaminya negatif, anaknya positif. Untuk sementara itu yang kita dapat. Lainnya menunggu hasil," terangnya.

Disebutkan Aguswan, aktivitas di Puskesmas Rawat Inap Batang Kuis tetap berjalan, namun ada pembatasan waktu pelayanan. Pasien rawat inap dirujuk ke rumah sakit atau Puskesmas terdekat.

"Pelayanan di poli umum Puskesmas dimulai pukul 08.30 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Tracing lanjutan sedang berjalan. Ini sedang kita pantau lagi untuk swab kedua kepada 21 petugas yang positif," sebutnya.
 
Aguswan menduga, nakes yang positif Covid-19 terpapar dari luar, bukan dari dalam Puskesmas, karena lebih banyak beraktifitas di luar. 
 
Bidan Desa Bakaran Batu dan Desa Paya Gambar mialnya, lebih banyak beraktifitas di Pukesmas pembantu, dan tracing pasien di desa dan dusun.

"Diduga itu dari hasil men-tracing," tandasnya.
 
Editor : Diko

 
 
 

No comments

Powered by Blogger.