Sat Pol PP dan Dishub Batu Bara Lakukan Penertiban Pedagang

Foto : Petugas tertibkan pedagang

SUARA DESA -

Jalan Nelayan Tanjung Tiram masih ada di temukan masyarakat yang menyalagunakan badan jalan sebagai lapak untuk berjualan.

Untuk itu, para petugas gabungan terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Dinas Perhubungan (Dishub) Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (LHKP), Camat Tanjung Tiram, Lurah Tanjung Tiram dan TNI /Polri, melakukan penertiban di sepanjang Jalan Nelayan dan Jalan Masjid, Kecamatan Tanjung Tiram, kabupaten Batu Bara, Sabtu (12/06/2021) dini hari.

Kasat Pol PP kabupaten Batu Bara Drs. Abdul Rahman Hadi saat di konfirmasi mengatakan, operasi gabungan tersebut bertujuan untuk menjaga ketertiban para pedagang yang menggunakan badan jalan sebagai tempat berjualan.

“Sebelumnya kami sudah malam ketiga kalinya melakukan penertiban, alhamdullillah pedagang sudah mulai nampak sadar, dan pedagang sudah mulai banyak yang pindah berjualan ke Pasar Inpres Tanjung Tiram yang baru  berada di Jalan Rakyat, dan kami ambil sikap tegas,“ ujarnya.

Kasat Pol PP mengatakan, kemarin kami sita beberapa pedagang yang membandel dan termasuk meja jualannya pun kami sita, malam yang ketiga kami tindak juga, apabila masih ada pedagang yang membandel akan kami sita semua dagangannya.

“Kami tindak tegas, akan kami sita barang dagangannya tidak akan kami berikan kecuali kami sidang dan membuat perjanjian dan apabila melanggar lagi kami sita. Dan ruko-ruko yang ada ini nanti pun akan di cek izin usahanya, apabila tidak ada izin usahanya akan kami tutup,“ tegasnya.

Kasat Pol PP Abdul Rahman Hadi juga menghimbau kepada pedagang mohon mari kita bersama-sama pindah ke tempat pasar yang baru, karena Bupati Batu Bara Ir H Zahir MAP telah membangun Pasar Inpres yang baru untuk kita semua, semoga kita tertib dan aman di sana belanja, sehingga kedepannya Jalan Nelayan lancar tanpa ada hambatan.

Operasi penertiban tersebut melibatkan sebanyak  60 personil yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Perhubungan serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan kabupaten Batu Bara Jonnis Marpaung menyebutkan, sesuai arahan Bupati Batu Bara Ir H Zahir, bahwa kota Tanjung Tiram yang saat ini masih berada pada titik kesemrawutan, termasuk pemanfaatan ruang milik jalan dan ruang manfaat jalan, hari ini Dinas Perhubungan (Dishub) Batu Bara hadir sudah tiga malam berturut-turut mulai Kamis sampai dengan saat ini telah rutin melakukan penertiban mulai dari Jalan Merdeka, Jalan Nelayan dan Jalan Rakyat, dan ini akan tetap kita adakan rekayasa lalulintas.

“Seluruh pedagang-pedagang kaki lima yang memanfaatkan ruang jalan dan ruang manfaat jalan ini akan kita tertibkan,“ sebut Jonnis.

Lebih lanjut di katakan Jonnis, solusi yang diberikan oleh Pemerintah kabupaten (Pemkab) Batu Bara telah dibangunnya Pasar Inpres Tanjung Tiram sebagai tempat mereka untuk mencari rezeki. Kemudian TPI telah di tempatkan dan di bangun sesuai kebutuhan dan jumlah pedagang yang ada di kota Tanjung Tiram ini.

“Kepada pedagang yang tidak mau di atur dan tidak mau di tempatkan sesuai dengan tata aturan kita akan eksekusi, kita akan berikan sangsi sesuai dengan keputusan dan sosialisasi yang kita berikan kepada masyarakat bersama Forkopimda,“ tegas Kadishub Batu Bara Jonnis.

Dijelaskan Kadishub, termasuk saat ini yang lebih membuat semrawut adalah banyaknya kenderaan dan tidak adanya lahan parkir yang membuat Dishub kewalahan. 

Sehingga Dishub mencoba mulai besok merekayasa separuh Jalan Merdeka itu akan kita jadi lahan parkir separuh lalu lintas angkutan jalan.

Begitu juga bongkar muat kita arahkan ke Pelabuhan Ujung Boom Tanjung Tiram baik itu roda empat, roda enam dan seterusnya, beber Jonnis.

Menurut Heri salah seorang warga kecamatan Tanjung Tiram mengatakan, kalau saya secara pribadi sebagai masyarakat sangat apresiasi kepada Pemerintah kabupaten Batu Bara yang telah membangun Pajak TPI tempat para pedagang ikan dalam mencari nafkah sehari-hari. 

Begitu juga dengan Pasar Inpres Tanjung Tiram untuk berjualan sayur mayur yang dibangun Pemerintah untuk mengalihkan lokasi Jalan Nelayan yang hari ini mereka gunakan untuk berjualan.

“Saya salut dan bangga terhadap Pemerintahan Pak Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir. M.AP ini, dan kagum terhadap para petugas yang tetap semangat, begitu antusias, tidak pandang lelah, tidak pandang letih untuk mengatur para pedagang ini sampai mereka memiliki kesadaran, “ ungkap Heri.

Mudah-mudahan kita berharap kerja keras dari aparat petugas Pemkab Batu Bara terwujud dan terlaksana niat yang tulus dan ikhlas menjadi terealisasi sehingga masyarakat dapat menikmati Jalan Nelayan sebagai mana mestinya.

Reporter : Erwin

Editor : Diko

 

No comments

Powered by Blogger.