Pembangunan Masjid Al Hamdani di Desa Manunggal Dimulai

 

Foto : Peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan masjid Al Hamdani, di Jalan Berkah Dusun IX Garapan, Minggu (4/7).

SUARA DESA -

Dengan semangat kegotongroyongan warga Pasar 7  Dusun IX Garapan Desa Manunggal, memulai pembangunan Masjid Al Hamdani di Jalan Berkah, Minggu pagi (04/07).

Dimulainya pembangunan masjid di areal seluas 900 meter persegi itu ditandai dengan melakukan pengecoran ting-tiang utama masjid. Selama ini di lokasi tersebut sudah berdiri musholla Al Hamdani yang merupakan wakaf dari almarhum Hamdani, warga Mabar. 

Namun karena makin bertambahnya jumlah warga yang bermukim di daerah itu maka disepakati untuk mengubah musholla menjadi masjid, sehingga bisa menjadi sarana ibadah yang lebih baik sekaligus  menjadi wadah berkumpulnya masyarakat dalam menegakkan ukhwah islamiyah.

Dalam sambutannya, ketua panitia pembangunan masjid Al Hamdani,. Heriyanto, SE menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada warga masyarakat yang telah dengan sukarela melakukan gotong royong serta menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu terwujudnya pembangunan masjid Al Hamdani. 

"Semoga apa yang kita lakukan mendapat ridho Allah SWT, dan masjid yang kit dambakan ini bis asegera terwujud," ujarnya.

Semula warga berharap peletakan batu pertama masjid Al Hamdani dilakukan ole nggota DPRD Deli Serdang dr. Syoufi Rizal Husni dan Camat Labuhan Deli Marjuki S.Sos MAP, didamping Kepala Desa Manunggal Mukhlisin. 

Namun ketiga tokoh ini berhalangan hadir sehingga peletakan batu pertama dilakukan oleh nyonya Junaidah, isteri Almarhum Hamdani, didampingi Ketua Panitia dan kepala dusun IX, M. Sofyan. Diikuti seluruh warga Jlan Berkah sekitarnya, pemancangan ting-tiang utama masjid langsung dilakukan secara bergotong royong.

Menurut rencana masjid Al Hamdani yang bergaya minimalis memiliki ruang utama seluas hampir 200 meter dengan teras di sisi kiri dan kanan, dan dapat menampung  sekitar 200-an jamaah. Diperkirakan pembangunan akan menelan biaya hampir Rp. 1 milyar dan akn selesai sekitar 2 tahun berjalan.**(red)



No comments

Powered by Blogger.