8 Orang Hilang dalam Kebakaran Hutan Besar di California AS

Foto : Api membakar pepohonan di 89 utara Greenville di Plumas County, California, Selasa (3/8/2021). (AP Photo/Noah Berger)

SUARA DESA -

Pihak berwenang Amerika Serikat mengatakan pada Sabtu (7/8) bahwa mereka sedang mencari delapan orang yang hilang ketika kebakaran hutan besar melanda California utara. Kebakaran hutan itu menyebar hingga ke dua kota di California.

Kebakaran Dixie, kebakaran aktif terbesar di Amerika Serikat, baru-baru ini menjadi kebakaran hutan terbesar ketiga dalam sejarah California, seperti dikutip dari Channel News Asia, Minggu (8/8/2021).

Kantor sheriff Plumas County mengungkap telah menerima laporan yang mengatakan hilangnya delapan orang di wilayah Greenville dan pencarian sedang dilakukan.

Kebakaran hutan pada Sabtu (7/8) telah menghanguskan 446.723 hektar di empat distrik, naik dari 434.813 hektar yang tercatat pada hari sebelumnya dan melampaui kebakaran Bootleg yang terjadi di Oregon selatan. Kebakaran Dixie sekarang telah tertangani hingga 21 persen, meurut laporan situs web CalFire.

Sementara kobaran api terus membesar, para pejabat California mengatakan bahwa cuaca yang lebih sejuk dan lebih tenang memberikan waktu istirahat yang sangat dibutuhkan bagi petugas pemadam kebakaran. Kondisi itu diperkirakan akan berlanjut hingga Minggu (8/8) waktu setempat.

"Kami memperkirakan kondisi kebakaran yang sama seperti kemarin, yang cukup moderat," kata Jake Cagle, kepala bagian pemadam kebakaran di California, dalam sebuah press briefing.

Sebelumnya, kebakaran Dixie telah merusak wilayah Gold Rush town of Greenville, dan membakar kota kecil Canyondam. Ketika pihak berwenang mendesak ribuan penduduk setempat untuk mengungsi, mereka kadang-kadang bertemu dengan penduduk bersenjata yang menolak untuk mengungsi, menurut laporan Los Angeles Times.

Aparat penegak hukum meminta warga yang tinggal dengan keluarga terdekat - untuk diperingatkan akan bahaya kebakaran yang mematikan. Lebih dari 5.000 personel petugas darurat telah dikerahkan untuk menangani kebakaran Dixie, yang mengirimkan kepulan asap yang terlihat hingga dari luar angkasa.

Investigasi awal menunjukkan bahwa percikan api mulai muncul ketika sebuah pohon tumbang di kabel listrik milik utilitas regional Pacific Gas & Company (PG&E), operator swasta yang sebelumnya disalahkan atas kebakaran besar pada tahun 2018, yang menewaskan 86 orang.

Pada akhir Juli 2021, luas lahan yang terbakar di California naik lebih dari 250 persen dari tahun 2020 - tahun kebakaran hutan terburuk dalam sejarah modern negara bagian itu.

 

 

No comments

Powered by Blogger.