3 Penumpang Perahu Terbalik di Bengawan Solo Ditemukan Meninggal

Foto : Petugas gabungan mencari korban perahu yang terbalik di Bengawan Solo Tuban. (Ahmad Adirin/Liputan6.com)

SUARA DESA -

Tim SAR gabungan menemukan tiga dari delapan penumpang perahu penyeberangan yang terbalik di Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Desa Semambung Bojonegoro.

"Korban sebelumnya dikabarkan hilang. Ketiganya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," ujar Humas Basarnas Surabaya Tholib, Kamis (4/11/2021).

Tholib mengungkapkan, korban yang pertama kali diketemukan atas nama Agus Tutin (20),  ditemukan sekitar pukul 09.15 WIB dengan jarak 6 kilometer dari lokasi kejadian.

Kemudian pada pukul 13.15 WIB, tim gabungan kembali menemukan satu jenazah, namun belum diketahui idenditasnya dan masih dilakukan identifikasi. 

"Selanjutnya pada pukul 13.45 WIB, ada lagi korban yang ditemukan meninggal dengan jarak 1 kilometer dari lokasi berjenis kelamin laki-laki dan masih dalam proses identifikasi. Seluruh korban dievakuasi menuju RSUD Tuban," ucapnya.

Tholib mengatakan, berdasarkan data terakhir yang dihimpun, perahu tersebut mengangkut 18 penumpang.

"Dari jumlah tersebut, 10 orang diantaranya diketemukan dalam keadaan selamat, tiga ditemukan meninggal dunia, dan lima sisanya masih dalam proses pencarian" ujarnya.

Perahu penyeberangan berpenumpang belasan orang dan 10 sepeda motor terbalik dan tenggelam di Bengawan Solo di Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Rabu (3/11/2021) sekitar pukul 09.30 WIB.

Kapolres Tuban AKBP Darman menyatakan, perahu terbalik karena arus sungai sangat deras. Pasalnya, beberapa hari ini kawasan sekitar Bengawan Solo diguyur hujan lebat.

“Arus sangat kencang karena beberapa hari ini hujan,” ungkapnya, Rabu (3/11/2021).

“Pengemudi perahu tidak mempertimbangkan arus sungai yang deras, sehingga pada saat akan menyeberang perahu tersebut terbalik di tengah sungai," katanya. (*)

 

No comments

Powered by Blogger.