Cek Lokasi Longsor di Sibolangit, Risma Instruksikan Pendirian 7 Titik Lumbung Sosial

Foto : Kemensos hadir di kawasan bencana banjir segera setelah bencana terjadi. (Istimewa)

SUARA DESA -

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memulai kunjungan kerja ke Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Jumat (19/111/2021) pagi, Mensos Risma meninjau lokasi terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Deli Serdang dan Karo.

Lokasi kunjungan pertama adalah Dusun 3, Desa Rumah Kinangkung, Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang. Di lokasi, Risma berjalan kaki menuju titik longsor, sambil mendengarkan masukan dan mengamati lokasi kejadian.

Risma mengatakan, melihat kondisi di lokasi, dikhawatirkan bisa terjadi longsor susulan. Kalau itu terjadi, akses masyarakat bisa terputus. Ada 7 dusun yang rawan terputus aksesnya bila terjadi longsor susulan.

"Jadi solusinya kita akan siapkan tujuh lokasi bufferstock atau lumbung sosial. Gunanya sebagai cadangan makanan mereka kalau seandainya terjadi sesuatu," kata Risma.

Kepada Wakil Bupati Deli Serdang, Ali Yusuf Siregar, Risma juga menyarankan agar melakukan restorasi jalan. Karena kondisi jalan sangat riskan. Selain itu, hunian warga juga rawan terhadap longsor.

"Kita akan bantu warga untuk direlokasi lahan maupun rumahnya," sebutnya.

Mensos Risma juga menyerahkan bantuan logistik serta santunan ahli waris dan korban luka akibat longsor. Santunan disalurkan kepada ahli waris untuk korban atas nama Rasmiken Boru Ginting sebesar Rp. 15.000.000. Santunan korban luka atas nama Sama Ginting sebesar Rp 5.000.000. Total nilai santunan sebesar Rp 159.967.718.

Bantuan logistik dengan jenis sama disampaikan Mensos Risma pada kunjungan ke titik kedua, yakni kawasan relokasi korban erupsi Gunung Sinabung di Kawasan Relokasi Siosar, Desa Siosar, Kecamatan Merek, Karo.

Santunan di Karo diberikan kepada 4 ahli waris korban meninggal dunia atas nama Agus Sumartono, Reza Damara, Rayhan, dan Riyan Piranda. Masing-masing menerima bantuan sebesar Rp 15.000.000. Santunan korban luka kepada 1 korban luka sebesar Rp 5.000.000. Total nilai bantuan untuk Karo Rp 353.113.849.

Selain santunan untuk penyintas bencana banjir bandang dan longsor di kedua daerah, Kementerian Sosial (Kemensos) yang dipimpin Risma juga menyalurkan bantuan berupa sembako, makanan anak, kids ware, selimut, tenda gulung, kasur, matras dan tenda serbaguna. Total bantuan untuk kedua daerah sebesar Rp 513.081.567.

Kemensos hadir di kawasan bencana banjir segera setelah bencana terjadi. Kemensos melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana) melakukan pendataan terhadap korban, merelokasi kelompok masyarakat rentan seperti lanjut usia, penyandang disabilitas, dan anak-anak dari lokasi yang lebih aman, mendistribusikan bantuan logistik, dan mendirikan dapur umum. (*)

 

 

 

No comments

Powered by Blogger.