Taktik Sandiaga Uno Dorong Wisata Desa Huta Tinggi, Sumbangkan Sepasang Kerbau

Foto : Aktivitas menunggang kerbau sangat diminati wisatawan Jepang.

SUARA DESA -

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memberikan sepasang kerbau ke Masyarakat Desa Wisata Huta Tinggi, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara (Sumut).

Sepasang kerbau tersebut adalah hadiah yang diberikan Sandiaga guna meningkatkan pariwisata di desa tersebut, sehingga bisa membangkitkan perekenomian masyarakat Desa Huta Tinggi. Sebab, Desa Huta Tinggi ciri khas dengan kerbau.

"Tapi, mereka tidak punya kerbau. Jadi ini ada sepasang untuk dirawat dengan baik," kata Sandiaga, Kamis (11/11/2021).

Diungkapkan Sandiaga, selama ini mendapatkan informasi kalau kerbau yang dibuat untuk wisata di desa tersebut adalah milik warga yang dipinjam pengelola. Sebab, untuk membeli kerbau memang membutuhkan dana cukup besar.

"Sehingga, pengelola hanya bisa meminjam kerbau warga untuk memberikan paket wisata di desa ini," ujarnya.

Sandiaga berharap, sepasang kerbau yag diberikannya bisa dimanfaatkan dengan sangat baik. Serta, sepasang kerbau tersebut untuk dijadikan paket wisata edukasi.

"Biasanya, kerbau betina dijadikan paket wisata edukasi, yaitu memerah susu kerbau, kerbau jantan biasanya dimanfaatkan sebagai alat transportasi tradisional yang bisa dirasakan juga wisatawan dengan menungganginya," sebutnya.

Diterangkan Sandiaga, aktivitas menunggang kerbau sangat diminati oleh wisatawan mancanegara, khususnya Jepang. Karena di negara mereka tidak ada kerbau. Sandiaga juga terkesan, karena kerbau betina diperah susunya bisa dibuat keju khas batak.

"Ini salah satu penunjang wisata di desa tersebut, bagaimana wisatawan merasakan keju kerbau," ucapnya.

Dalam kunjungannya, Sandiaga juga langsung melihat pengolahan susu kerbau menjadi dali ni horbo atau Batak Cheese. Sandiaga juga membantu mempromosikan keju batak supaya lebih dikenal oleh masyarakat.

"Dengan adanya sepasang kerbau ini diharapkan juga bisa berkembang biak, dan desa ini bisa mempunyai banyak kerbau," ungkapnya.

Sandiaga menegaskan, kehadiran desa wisata menurutnya dapat membantu membangkitkan perekonomian warga di tengah pandemi Covid-19, dan membuka lowongan kerja bagi masyarakat di sekitar tempat wisata.

"Tahun 2021 ini merupakan tahun percepatan pemulihan ekonomi nasional," tuturnya.

Menurutnya, pandemi Covid-19 merupakan kondisi yang amat berat bagi para pelaku UMKM dan juga sektor pariwisata. Penting dilakukan penguatan usaha disertai dengan pembinaan dan pendampingan berkelanjutan bagi para pelaku UMKM.

"Nantinya para pelaku ini dapat meningkatkan kreativitasnya dan mempromosikan produk-produknya," Sandiaga menandaskan. (*)

 

 

No comments

Powered by Blogger.