ACT Medan Bangunkan 3 Sumur Untuk Warga Desa Karang Gading

Foto : ACT Medan Bangunkan 3 Sumur di Desa Karang Gading.

SUARA DESA -
 
Desa Karang Gading yang berada di Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) ini memiliki permasalahan air yang cukup serius, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka terpaksa menggunakan air rawa yang sudah tercemar. 
 
Air yang berbau dan keruh berwarna kehitam-hitaman mereka gunakan untuk mandi, mencuci bahkan untuk air minum serta menanak nasi.. Tentu ini sangat berpotensi menjadi sumber penyakit, selain tak layak konsumsi dikhawatirkan air mengandung bakteri. 
 
Tim Program Implementasi Global Wakaf-ACT Medan, Dani  mengatakan, air bersih layak minum di desa ini menjadi barang yang langka, karena warga harus membeli air bersih di luar Desa. Harus menempuh waktu setengah jam dari Desa mereka. 
 
Apalagi akses kendaraan umum pun tidak ada disana, hanya waga yang memiliki kendaraan pribadi yang mampu membeli di luar desa. 
 
“Kalaupun ada di desa tersedia tentulah harganya sudah lebih tinggi ketimbang harga di luar Desa. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga desa ini harus membeli dengan harga mahal,” kata Dani dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/12/2021).
 
Dani menyebutkan, desa yang berpenduduk 170 KK dan 683 Jiwa ini  mayoritas bekererja sebagai petani dan nelayan. Di desa ini hanya 10% persen warga yang memiliki sumur dan kamar mandi, selebihnya para warga membuat jamban di pinggir rawa sehingga rawa semakin tercemar. Selama ini warga membeli air bersih untuk konsumsi sehari-hari, dengan harga Rp3.000,- per dirigen. 
 
“Walau terdengar murah namun harga segitu sangat berat untuk masyarakat Desa Karang Gading yang memiliki penghasilan tidak tetap,” sebutnya.
 
Kondisi Desa tersebut mendapat banyak perhatian dari para donatur Global Wakaf - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Medan. Donasi yang terkumpul langsung dibangun Sumur dan MCK tahap pertama pada awal Oktober 2021 dan sudah selesai 100% di pertengahan Desember 2021, targetnya akan ada tiga sumur yang akan dibangun.
 
“Kondisi Desa Karang Gading banyak mendapatkan perhatian dari para donatur ACT dan Global Wakaf Medan. Donasi yang terkumpul sudah kita bangunkan Sumur Bor dan MCK pada tahap pertama. Insya Allah akan ada dua sumur dan MCK lagi yang akan kita bangun. Targetnya di desa ini ada tiga sumur yang kita hadirkan,” ungkapnya.
 
Salah seorang warga desa, Usman mengatakan, pembangunan Sumur dan MCK ini menjadi salah satu ikhtiar untuk  mengatasi masalah air bersih di Desa karang Gading.  
 
Kehadiran Sumur dan MCK dari Global Wakaf – ACT  Medan pertama ini menjadi salah satu kebahagiaan masyarakat, sumur yang sudah selesai dibangun sudah langsung dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari. Akhirnya, mereka tidak perlu lagi membeli air dan menggunakan air yang tercemar untuk kebutuhan mereka sehari-hari. 
 
“Kami sangat bersyukur dengan hadirnya sumur dan MCK ini di desa kami,  sebelumnya kami setiap hari harus membeli air untuk dikonsumsi. Mau tidak mau kami menggunakan air di rawa untuk mandi dan kebutuhan lainnya. Kami sangat berterima kasih kepada Global Wakaf dan ACT Medan serta para donatur yang telah menghadirkan sumur di desa kami,” katanya. (*)


No comments

Powered by Blogger.