Kinerja Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 Puaskan PSSI

Foto : Selebrasi Timnas Indonesia (Sumber: Instagram/pssi)

SUARA DESA -

Kinerja Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 dinilai PSSI memuaskan. Di turnamen dua tahunan itu, pasukan Shin Tae-yong menempati posisi kedua.

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand di laga final dengan agregat gol 2-6. Takluk 0-4 pada leg pertama, skuat Garuda bermain imbang 2-2 di leg kedua.

"Kami melihat ini positif. Para pemain timnas banyak yang baru berumur di bawah 23 tahun," kata Sekjen PSSI Yunus Nusi di Jakarta seperti dikutip dari Antara.

"PSSI memang menyiapkan timnas untuk masa depan dan inilah hasilnya," tambahnya.

Menurut Yunus, timnas Indonesia telah menunjukkan semangat dan kerja keras yang patut diapresiasi di Piala AFF. Apalagi, skuat Garuda dinobatkan sebagai tim yang paling menjunjung sportivitas (Fair Play Team Award).

Sementara bek kiri Pratama Arhan, yang baru berusia 19 tahun, diberikan status sebagai pemain muda terbaik Piala AFF 2020.

Yunus mengklaim bukan hanya PSSI yang memuji permainan Pratama Arhan dan kawan-kawan. Beberapa pejabat AFF dan Federasi Sepak Bola Singapura juga menyatakan hal serupa.

"Saya berada di Singapura dan mendengar sendiri mereka mengatakan senang dengan performa anak-anak di timnas," ucap Yunus.

"Mereka hafal pula dengan umur pemain kita, seperti Witan Sulaeman umurnya berapa."

"Mereka menganggap timnas kita ini dream team dan bisa berprestasi terbaik dalam dua sampai empat tahun ke depan," ujar Yunus melanjutkan.

Meski demikian, PSSI menyadari ada aspek yang perlu ditingkatkanyaitu mental. Hal itu terlihat pada laga leg pertama final Piala AFF 2020, di mana Indonesia kalah 0-4 dari Thailand.

Namun, Yunus menganggap persoalan tersebut dapat terselesaikan seiring makin banyaknya pengalaman yang dilalui Pratama Arhan dan kawan-kawan.

Performa apik timnas di Piala AFF 2020 disebut Yunus juga tak lepas dari pembinaan PSSI yang menjaga para pemain sejak tahun 2020.

Awalnya, Elkan Bagott, Pratama Arhan, Rizky Ridho, dan Witan Sulaeman disiapkan untuk Piala Dunia U-20 2021. Namun, seiring penundaan turnamen itu sampai 2023, maka pemain-pemain yang sempat dikirim ke Kroasia dan Spanyol dialihkan untuk memperkuat timnas U-23 dan senior.

"Jadi pencapaian di Piala AFF 2020 tidak ujug-ujug. Ini semua sesuai skenario, road map yang diberikan melalui dirtek (Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri-red). Jadi kami optimistis timnas ini bisa berprestasi bagus di turnamen seperti Piala AFF U-23, SEA Games dan Piala AFF senior nantinya," kata Yunus. (*)

 

 

 

 

No comments

Powered by Blogger.