Ilyas Sitorus : PSP Menghadirkan Stakholder Pendidikan Yang Hebat

Foto : Wakil Bupati Oky Iqbal Frima SE di dampingi Kadisdik Batu Bara Ilyas Sitorus.

SUARA DESA -

Jagalah anak-anak kita, karena anak-anak ini adalah titipan allah. Saya yakin bapak ibu guru hebat akan mampu memberikan yang terbaik bagi anak didik kita di sekolah ini dan sentuhan tulus bapak ibu guru hebat sudah sama kita lihat tadi dari penampilan seni dan kreasi anak didik kita. Ini tidak lepas atas sentuhan ikhlas guru-guru hebat, siswa siswi SLB Negeri yang hebat juga.

Hal tersebut disampaikan Bupati Batu Bara Zahir yang di wakili oleh Wakil Bupati Oky Iqbal Frima SE di dampingi Kadisdik Batu Bara Ilyas Sitorus saat membuka Gebyar Pensi  dan Bazar Projek Propil Pelajar Pancasila Sekolah Penggerak Angkatan I dengan tema “Jangan Pandang Seberapa Kekuranganku, tetapi Galilah yang ada pada diriku” bertempat di SLB Negeri Klimbis  Air Putih Kab. Batu Bara, Kamis (28/07/2022).

Masih menurut politisi Gerindra ini, Guru Penggerak diharapkan menjadi agen perubahan dan pemimpin pendidikan di masa mendatang yang tidak berhenti belajar, mengajar, dan berkarya ini dapat tercapai lewat terciptanya guru yang mandiri, melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada murid sehingga mendorong terciptanya generasi penerus yang memiliki kompetensi literasi, numerasi, serta karakter, papar Oky.

Oky juga berpesan Mari terus tingkatkan keramahan keikhlasan kita terhadap anak didik dan mendidik karakter anak didik sejak dini. Saya bangga dan terharu dengan apa yang sama kita saksikan hari ini luar biasa kemampuan dan kecerdasan anak didik kita dipentas seni ini, maka sangat sesuai dengan tema pentas seni hari ini yaitu Jangan Pandang Seberapa Kekuranganku, tetapi Galilah yang ada pada diriku tiru Oky membaca ulang tema pensi hari ini.

Sebelumnya, Maryam Kepala UPT SLB Negeri Batu Bara mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan perwujutan menuju propil pelajar pancasila dimana dalam kegiatan pentas seni ini akan tergambar bagaimana kreatif siswa, cara bekerjasama atau bergotong royong, mereka juga punya nalar kritis dan mandiri serta beriman dan bertagwa kepada Tuhan yang maha esa dan berakhlak mulia serta mampu menghormati perbedaan yang ada, terang Maryam.

Ditempat yang sama Kadisdik Ilyas Sitorus saat dimintai tanggapannya tentang Sekolah Penggerak mengatakan bahwa sekolah penggerak adalah sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara menyeluruh dengan wujud profil pelajar pancasila yang disampaikan Kepala UPT SLB tadi, bu Maryam yang mencakup kompetensi dan kararter yang diawali dengan Sumber Daya Manusia yang unggul mulai kepala sekolah yang hebat, guru-guru yang hebat termasuk komite sekolah yang hebat.

Masih menurut ncekli safaan akrab kadisdik ini bahwa siswa juga akan mendapatkan pembelajaran dengan paradigma baru di sekolah penerima program sekolah penggerak yang akan menemukan intervensi yang saling terkait dan tidak dapat dipisahkan antara pendampingan, penguatan, pembelajaran dan perenacanaan serta digitalisasi sekolah, terang Ilyas.

Reporter : Erwin


No comments

Powered by Blogger.